fbpx
Ojek Maluk Siap Berlakukan Tarif Baru

Ojek Maluk Siap Berlakukan Tarif Baru

Maluk, KOBAR – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah mulai diresahkan masyarakat, termasuk para penjual jasa angkutan seperti Ojek. Asosiasi ojek di kecamatan Maluk sendiri siap untuk memberlakukan tarif baru, jika pemerintah pusat memutuskan menaikkan harga BBM.

Ibrahim, salah seorang pengurus ojek kecamatan Maluk kepada media ini mengaku, untuk menetapkan tarif baru harus dibahas dalam internal pengurus dan anggota ojek, jadi untuk sementara ini masih menggunakan tarif lama, karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat menaikkan harga BBM, kemarin, Senin 17/11.

Untuk mengantisipasi keputusan naiknya harga BBM, organisasi ojek Maluk sudah sepakat akan menggelar rapat untuk membahas besarnya tarif yang akan diberlakukan. “Kalau tidak ada kendala, kami akan menggelar rapat pada kamis 20/11 mendatang,” ucap Ibrahim.

Ibrahim bisa memastikan bahwa tarif ojek akan lebih tinggi dari saat ini setelah ada penetapan harga BBM. Misalnya, jasa angkut ojek seputaran Maluk biasanya sebesar Rp. 3 ribu mungkin akan menjadi Rp. 5 ribu, sementara jasa angkutan untuk anak sekolah biasanya Rp. 2 ribu akan dinaikan menjadi Rp. 3 ribu, sementara tarif untuk menuju Desa Benete yang biasanya Rp. 7 ribu bakal menjadi Rp. 10 ribu.

Diakui Ibrahim jika perubahan tarif akan berpengaruh pada minat masyarakat menggunakan jasa ojek, sementara tarif itu sendiri memang harus berubah dan lebih mahal, karena harga BBM juga bertambah nilai jualnya. “Kami khawatir dengan penerapan tarif baru akan mengurangi minat atau penumpang nantinya,” tuturnya. (kman)

Don`t copy text!