Taliwang, KOBARKSB.com – Kabar gembira bagi sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pemerintah akan membangun jaringan irigasi sepanjang hampir 50 kilometer dari Kecamatan Brang Ene menuju Kecamatan Jereweh dengan anggaran mencapai Rp 864 miliar.
“Proyek ini bukan hanya untuk Jereweh saja, tapi juga mencakup banyak hal, termasuk untuk lahan pertanian di Lamunga dan kebutuhan air baku untuk kawasan industri di Maluk,” jelas Syahril, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KSB, Selasa, (26/3).
Pemerintah KSB saat ini, terangnya, sedang menyiapkan proposal Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) atau dokumen perencanaan awal.
“Proposal ini sudah disetujui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara. Panjang jaringan irigasinya sekitar 50 kilometer dan akan dilengkapi dengan terowongan sepanjang 3 kilometer,” paparnya.
Biaya pembangunan jaringan irigasi Jereweh – Tiu Suntuk, tambahnya, terbilang lebih murah dibandingkan jaringan irigasi Bendungan Bintang Bano menuju Kecamatan Poto Tano yang mencapai hampir Rp 1 triliun.
“Kami terus memperjuangkan proyek ini. Tim dari Dinas PUPR KSB bersama BWS Nusa Tenggara akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membahas pendanaan proyek ini,” ujar Syahril.
Syahril berharap masyarakat Jereweh bersabar. Meskipun tidak memiliki bendungan besar seperti Kecamatan Brang Ene dan Brang Rea, Jereweh akan tetap mendapatkan manfaat dari jaringan air dari bendungan tersebut.
“Sebagian besar air dari Tiu Suntuk nantinya akan dialirkan ke Jereweh, termasuk untuk bahan baku air bersih di Kawasan Industri Maluk,” tutupnya. (*/kdon)
About The Author
Trending
- 98
Taliwang, KOBARKSB.com - Sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam gagal panen akibat kekurangan air. Cuaca ekstrem dan tak menentu menjadi penyebab utama kekeringan yang melanda wilayah ini. Namun, harapan baru muncul bagi para petani di Kecamatan Jereweh dengan hadirnya Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang… - 74
Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Perikanan mengakui bahwa konsumsi ikan air tawar di Sumbawa Barat sebagian besar masih mengandalkan pasokan dari luar daerah. “Baru sekitar 50 persen dari produksi lokal. Sisanya dari luar Sumbawa Barat,” kata Ahlul Afwan, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya, Kamis, (9/11). 50 persen kebutuhan lokal ini dihasilkan… - 73
Taliwang, KOBARKSB.com - Impian masyarakat Sumbawa Barat untuk memiliki komplek olahraga terpadu di area Kemutar Telu Center (KTC) akhirnya terwujud. Sport Center KTC, yang dilengkapi dengan lapangan tenis, basket, dan arena panjat tebing, diresmikan, 10 Maret 2024. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Sumbawa Barat, Syahril ST, mengatakan bahwa… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - Wajah-wajah ceria ratusan siswa dari tiga sekolah dasar di Taliwang menyambut kedatangan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt. M.M.Inov., pada Selasa (5/8). Momen ini menandai kelanjutan Roadshow hari ke-12 penyerahan Bantuan Layanan KSB Maju Pendidikan, sebuah program yang dirancang untuk memastikan setiap anak di Sumbawa Barat… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mulai menyalurkan bantuan beras murah kepada fakir miskin dan kelompok miskin di Sumbawa Barat. “Beras murah ini disalurkan untuk 3 bulan. Masing-masing mendapat bantuan beras 10 kg per bulan. Ini sudah disalurkan ke semua wilayah,” kata… - 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah dua bulan cuti, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, kembali memimpin apel pagi ASN di halaman Graha Fitrah Kantor Bupati, Selasa, (26/11). Apel tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, seluruh Kepala OPD, dan ASN lingkup Pemkab Sumbawa Barat. Dalam arahannya, Bupati Musyafirin menekankan…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar