fbpx
Hari ini, 14 Orang Positif Covid-19 di Sumbawa Barat

Hari ini, 14 Orang Positif Covid-19 di Sumbawa Barat

“Seorang Dokter Spesialis Ikut Terpapar Virus Corona”

Taliwang, KOBAR – Minggu, (15/11), Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB mengumumkan, bahwa kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melonjat tajam dalam sehari. 14 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga per hari ini, total kasus positif Covid-19 di KSB telah mencapai 92 kasus. 58 orang telah sembuh, 31 orang sedang diisolasi dan dirawat, serta 3 orang meninggal dunia karena virus corona. 

“Hari ini kami umumkan bahwa 14 orang penduduk Kabupaten Sumbawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan bertambahnya 14 kasus baru ini, maka total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat hingga hari ini berjumlah 92 kasus,” ungkap HL Gita Ariadi, Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 NTB, dalam siaran persnya, Minggu, (15/11).

Mereka-mereka yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, beber Gita Ariadi, adalah sebagai berikut:

  1. Pasien nomor 4398, an. EAR, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  2. Pasien nomor 4399, an. N, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  3. Pasien nomor 4400, an. RA, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Desa Rempe Beru, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  4. Pasien nomor 4401, an. UF, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  5. Pasien nomor 4402, an. AC, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  6. Pasien nomor 4403, an. Z, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  7. Pasien nomor 4404, an. NF, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  8. Pasien nomor 4405, an. SF, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  9. Pasien nomor 4406, an. S, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  10. Pasien nomor 4407, an. HI, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  11. Pasien nomor 4408, an. M, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  12. Pasien nomor 4409, an. MYPS, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  13. Pasien nomor 4410, an. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4122. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.
  14. Pasien nomor 4411, an. PKB, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan, kata Gita Ariadi, tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di KSB untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

“Mengingat penularan secara transmisi lokal terus terjadi, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam keseharian adalah kunci kita bersama menekan penyebaran Covid-19,” kata HL Gita Ariadi.

Gita mengajak semua pihak untuk bersama bersatu mencegah penularan Covid-19. Dengan tetap patuh dan taat terhadap protokol kesehatan, sehingga tetap bisa beraktivitas dengan aman dan produktif dalam tatanan gaya hidup baru di masa pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti himbauan pemerintah dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Terima kasih juga kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” demikian HL Gita Ariadi. (kdon)

Don`t copy text!