fbpx
19 Orang Sembuh, 7 Orang Masih Positif Covid-19 di Sumbawa Barat

19 Orang Sembuh, 7 Orang Masih Positif Covid-19 di Sumbawa Barat

Taliwang, KOBAR – Satgas Covid-19 Provinsi NTB, mengumumkan, bahwa 19 orang pasien positif covid-19 yang dirawat secara intensif di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sabtu, (21/11), dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara yang masih positif dan tengah dirawat ada 7 orang. 

“Hari ini kami umumkan, bahwa di KSB ada 19 orang positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Dan 2 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang positif baru adalah; Pasien nomor 4586, an. HG, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk. Dan Pasien nomor 4587, an. UH, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang. Keduanya kini tengah menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat,” beber HL Gita Ariadi, Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 NTB, dalam siaran persnya, Sabtu, (21/11).

Sementara 19 orang yang sembuh, urai Gita, adalah sebagai berikut:

1. Pasien nomor 4221, an. RDM, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

2. Pasien nomor 4222, an. A, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

3. Pasien nomor 4223, an. NK, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

4. Pasien nomor 4225, an. RMW, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Lamusung, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

5. Pasien nomor 4227, an. IRF, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

6. Pasien nomor 4388, an. MF, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

7. Pasien nomor 4398, an. EAR, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

8. Pasien nomor 4399, an. N, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

9. Pasien nomor 4400, an. RA, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Desa Rempe Beru, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

10. Pasien nomor 4401, an. UF, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

11. Pasien nomor 4402, an. AC, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

12. Pasien nomor 4403, an. Z, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

13. Pasien nomor 4404, an. NF, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

14. Pasien nomor 4405, an. SF, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

15. Pasien nomor 4406, an. S, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

16. Pasien nomor 4408, an. M, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

17. Pasien nomor 4409, an. MYPS, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

18. Pasien nomor 4410, an. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

19. Pasien nomor 4411, an. PKB, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Dengan adanya 19 orang yang sembuh dari Covid-19, maka total yang sembuh Covid-19 di KSB, jelas HL Gita Ariadi, menjadi 87 orang. Sedangkan 7 orang masih positif dan tengah dirawat secara intensif.

Untuk mencegah penularan, dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan, tuturnya, Satgas tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di Kabupaten/Kota untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan, guna dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap taat, disiplin dan waspada terhadap penyebaran Covid-19. Setiap orang wajib menjaga dirinya dan orang-orang di sekitarnya dengan menerapkan 3M dan 1T. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak minimal 2 meter, serta tidak berkerumun dan menjauhi keramaian. Bagi pengelola fasilitas publik, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat diminta untuk memperhatikan, mengawasi, serta menyediakan sarana pencegahan penyebaran Covid-19,” demikian HL Gita Ariadi, yang juga Sekda NTB. (kdon)

Don`t copy text!