fbpx
Seorang Anak 12 Tahun di Seteluk Positif Covid-19

Seorang Anak 12 Tahun di Seteluk Positif Covid-19

“17 Orang di KSB Masih Positif dan Diisolasi”

Taliwang, KOBAR – Sabtu, (14/11), Satgas Covid-19 Provinsi NTB, mengumumkan, bahwa Seorang anak berusia 12 tahun, Penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dinyatakan positif Covid-19. 

“Hari ini kami umumkan, bahwa Pasien nomor 4388, an. MF, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, KSB, positif Covid-19. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat,” beber HL Gita Ariadi, Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 NTB, dalam siaran persnya, Sabtu, (14/11).

Dengan adanya penambahan 1 orang positif Covid-19, tuturnya, maka total orang yang positif Covid-19 di KSB menjadi 78 orang. 17 orang masih positif Covid-19 dan sedang dirawat secara intensif. 58 orang telah sembuh, dan 3 orang meninggal dunia.

Untuk mencegah penularan Covid-19, sambung Gita Ariadi, diperlukan perubahan perilaku masyarakat yang menyangkut 3 hal. Yakni; Pertama, IMAN, yaitu, beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Kedua, AMAN, yaitu, patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yang dikenal dengan istilah 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun.

“Dan ketiga IMUN, yaitu, istirahat cukup, olahraga teratur, tidak panik, bergembira, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 3M sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19. Saat ini makin banyak orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala sehingga perilaku sehat 3M menjadi upaya pencegahan yang sangat penting. Mari kita mulai membiasakan diri dan membudayakan 3M secara kolektif di dalam kehidupan pribadi dan di dalam seluruh aktivitas sosial ekonomi sehingga tetap bisa produktif dan aman di tengah pandemi ini,” demikian HL Gita Ariadi, yang juga Sekda NTB. (kdon)

Don`t copy text!