fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Polisi Jaga PTSBM

Polri dan TNI Jamin Keamanan Investasi PT Sumbawa Barat Mineral

Taliwang, KOBAR – Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono SIK MH, menegaskan, bahwa Polri dibantu TNI, siap menjaga dan menjamin keamanan setiap investasi yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Termasuk PT Sumbawa Barat Mineral (PTSBM), yang katanya, telah memiliki izin usaha pertambangan di kawasan Gunung Semoan, Taliwang.

Adapun terkait adanya aksi penolakan oleh sekelompok masyarakat terhadap tambang di Gunung Semoan, Kapolres menyatakan, bahwa hal itu sah-sah saja, karena Undang-undang membolehkan setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun juga perlu diketahui dan disadari, bahwa dalam menyampaikan pendapat di muka umum, setiap orang harus bisa menahan diri. Jangan sampai melakukan vandalisme, dengan merusak fasilitas publik, maupun aset-aset perusahaan yang sudah memiliki izin resmi.

Kapolres KSB
AKBP Herman Suriyono, S.IK, MH.

“Tugas Polri dan TNI adalah memberikan jaminan keamanan bagi para kelompok aksi dengan melakukan pengawalan. Namun tidak dibenarkan melakukan pengrusakan aset. Baik itu milik pemerintah, maupun perusahaan yang telah memiliki izin resmi. Ketika itu terjadi, maka akan berhadapan dengan proses hukum,” tegas Kapolres, dalam jumpa pers, Sabtu, (10/10).

Ia mencontohkan insiden pengrusakan beberapa aset milik PTSBM yang terjadi saat aksi unjuk rasa di lokasi perusahaan itu pada hari Kamis, (8/10). Pihaknya, kata Kapolres, tidak akan mentolerir hal itu. Para terduga pelaku sedang diusut dan diselidiki. 

Demo Tolak Tambang Semoan
Aksi Unjuk Rasa di Lokasi PT Sumbawa Barat Mineral.

Dirinya, aku Herman, telah memerintahkan penyidik untuk melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Dan ia berharap agar para terduga pelaku vandalisme tersebut untuk segera menyerahkan diri. Karena menurutnya, identitas para terduga pelaku telah dikantongi penyidik.

“Negara kita negara hukum. Siapa yang melanggar hukum akan diproses. Aksi demo juga ada Undang-undangnya, namun dalam koridor kewajaran. Saya sudah perintahkan tim untuk segera lakukan penyelidikan dan menetapkan tersangka untuk diproses hukum. Termasuk akan memanggil Koordinator aksi untuk dimintai keterangan,” pungkas AKBP Herman Suriyono SIK MH. (kdon)

Don`t copy text!