05/08/2020

Tahun Ajaran Baru di KSB Dimulai 13 Juli, Kegiatan Belajar Tatap Muka Dilaksanakan Tergantung Kesiapan Sekolah

Proses Penerimaan Murid Baru di SDN 1 Taliwang

Taliwang, KOBAR – Setelah sekian bulan kegiatan belajar mengajar di sekolah di seluruh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diliburkan, akibat pandemi covid-19. Akhirnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menerbitkan surat tentang penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021.

Dalam surat bernomor 420/849/Dikbud/2020, tanggal 9 Juli 2020, dijelaskan, bahwa tahun ajaran 2020/2021 dimulai Senin, (13/7). Namun dalam penjelasan Kepala Dinas, Drs H Mukhlis MSi, disebutkan, bahwa dengan dimulainya tahun ajaran baru, bukan berarti sistem pembelajaran tatap muka di sekolah dengan serta merta dimulai.

Drs. H. Mukhlis, M.Si.

“Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan akan dimulai ketika KSB telah berada dalam status zona hijau. Dan kegiatan belajar tatap muka oleh satuan pendidikan dapat dilaksanakan apabila item daftar periksa yang kami lakukan memenuhi skor minimal 85 persen,” jelas Mukhlis.

Hal itu diputuskan, lanjut Mukhlis, berpedoman kepada surat keputusan 4 kementerian, yaitu, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri, tertanggal 20 Juni 2020, yang menyatakan bahwa daerah yang masih berada di zona kuning, zona orange, dan zona merah, dilarang untuk melakukan proses belajar mengajar tatap muka di satuan pendidikan. Proses Belajar dari Rumah (BDR) tetap diberlakukan.

Surat Dinas Dikbud KSB Tentang Tahun Ajaran Baru.

“Selama sistem belajar dari rumah, para guru dan tenaga kependidikan tetap masuk sekolah dan wajib mengisi daftar hadir,” tutur Mukhlis.

Sementara, untuk persiapan jelang pelaksanaan proses belajar tatap muka, jika daerah ini telah berstatus zona hijau perlu dipersiapkan sedini mungkin. Karena strategi pembelajaran tatap muka di zona hijau wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

“Sebelum belajar tatap muka dilaksanakan, semua satuan pendidikan mesti melakukan sistem belajar di rumah kepada siswa didik mereka. Untuk bisa belajar tatap muka, salah satu syaratnya adalah adanya persetujuan dari orang tua siswa dalam bentuk surat pernyataan,” demikian Drs H Mukhlis MSi. (kras)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar