8,52 % Sarjana di KSB Menganggur

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 23 Sep 2016

8,52 % Sarjana di KSB Menganggur


Ir. Muhadi Perbesar

Ir. Muhadi

Taliwang, KOBAR – Sebanyak 8,52 persen pemuda berpendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bertitel Diploma maupun Sarjana yang terdata pada tahun 2015 lalu, belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. Fenomena ini terus terjadi setiap tahun. Walaupun banyak perguruan tinggi yang mampu melepas ribuan mahasiswanya sebagai sarjana, namun tidak mampu menjamin lulusannya untuk bisa segera bekerja. Sehingga tiap tahun, jumlah pengangguran terdidik terus meningkat. Meski demikian persentase tersebut jika diamati berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, cenderung mengalami penurunan, dibandingkan tahun 2014 lalu  yang jumlahnya mencapai 12.04 persen.

Kepala BPS Sumbawa Barat, Ir Muhadi, menyatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di KSB menurut jenjang pendidikan tertinggi didominasi lulusan SMP dan SMA sederajat. Dua tahun berturut-turut jenjang pendidikan itu bahkan masih  menjadi penyumbang terbesar pengangguran di Sumbawa Barat.

“Rinciannya, sekitar 24,67 persen pada tahun 2014 dan meningkat menjadi 27,08 persen di tahun 2015 untuk jenjang pendidikan SMP sederajat. Demikian pula untuk jenjang  pendidikan SMA sederajat, pada tahun 2014 sebesar 47,4 persen dan meningkat menjadi 52,00 persen untuk tahun 2015,” ungkapnya.

Sementara TPT bagi yang tidak bersekolah atau belum menyelesaikan pendidikan, terdata sekitar 13,26 persen untuk  tahun 2014 dan mengalami penurunan  sekitar 13,26 persen untuk tahun 2015.

“Sedangkan jenjang tamatan SD sederajat tahun 2014 sebesar 2,63 persen dan mengalami kenaikan sebesar 10,11 persen untuk tahun 2015,” sebutnya.

Ia tak menyangkal dari total jumlah penduduk Sumbawa Barat sekitar 133.391 jiwa, usia 15 tahun keatas sebagai usia kerja produktif, yang bekerja seminggu yang lalu ada sekitar 60.474 ribu jiwa. Sementara yang tidak bekerja sekitar 5.244 jiwa dari total jumlah usia produktif kerja 15 tahun ke atas sekitar  65.718 ribu jiwa.

“Jumlah ini menurut jenjang tamatan pendidikan dan jenis kegiatan dalam satu minggu,” bebernya.

Tingginya jumlah pengangguran terbuka tersebut karena minimnya kemampuan tenaga kerja, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan kualitas dan kemampuan angkatan kerja. Dengan demikian, lulusan SMP-SMK sederajat dapat bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain.

“Salah satunya, dengan meningkatkan peranan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendidik angkatan kerja,” sebutnya.

Selain itu, diharapkan juga kepada masyarakat untuk tidak lagi terkungkung dengan mindset hanya mau bekerja di sektor pemerintahan saja sebagai tenaga kontrak atau sejenisnya. Tetapi harus bisa memanfaatkan terbukanya lowongan pekerjaan lainnya seperti sektor pertambangan dan industri.

Begitupun untuk tamatan D1 atau Sarjana, agar tidak memiliki sikap memilih-milih pekerjaan yang ada, atau hanya mengandalkan menjadi PNS saja. Mengingat untuk  penerimaan PNS ini jumlah yang direkrut sangat terbatas. Jadi sudah seharusnya sebagai lulusan diploma dan sarjana untuk bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Para lulusan diploma maupun sarjana juga dituntut untuk mampu bekerja di semua sektor yang ada. Mengingat potensi daerah ini masih sangat banyak dan belum tersentuh. Oleh karenanya dari para tangan diploma dan sarjana inilah hal tersebut bisa dikembangkan,” demikian Muhadi. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 61
    Piala Adipura Masih Jauh“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang…
  • 57
    UMK KSB 2017 Dipatok Rp 1.786.300“Naik 11,44 % dari UMK 2016” Taliwang, KOBAR - Beberapa pihak yang dilibatkan Dewan Pengupahan dalam penetapan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sumbawa Barat tahun 2017 menilai bahwa Rp 1.786.300 adalah angka yang cukup realistis. Karena penetapan besarannya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 yang memperhitungkan nilai inflasi dan…
  • 55
    Seteluk dan Taliwang Masih BersengketaTaliwang, KOBAR - Pemerintah Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Seteluk hingga saat ini dilaporkan belum mencapai kata sepakat atas penentuan batas Kecamatan antara Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang dan Desa Meraran Kecamatan Seteluk. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Sumbawa Barat, M Endang Arianto SSos MM, mengatakan,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebenarnya telah memberikan kewenangan kepada kedua…
  • 55
    Bupati Alokasikan Rp 24 M Untuk Peningkatan Mutu PendidikanTaliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, dalam suatu kesempatan menyebutkan bahwa pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM-Dikdas) harus dapat dituntaskan di tahun 2017 ini. Untuk memenuhinya, kembali akan digelontorkan anggaran sekitar Rp 24 miliar dari kantong APBD-P. "Sebelumnya kita telah mengintervensi pemenuhan SPM-Dikdas ini …
  • 55
    PETI Seluruh KSB Segera DitertibkanTaliwang, KOBAR - Maraknya Penambangan Tanpa Izin (PETI) kurun waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kelabakan dan dipaksa untuk putar otak. Maklum dampak lingkungan yang ditimbulkan PETI sangat meresahkan dan berimbas panjang. Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, belum lama ini, menyampaikan, bahwa dirinya baru…
  • 54
    Progress Report Bakal Moment DeklarasiTaliwang, KOBAR - Momentum progress report bakal kembali dimanfaatkan oleh kandidat calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mendeglarasikan diri. Kesempatan progress report tahun sebelumnya pernah dimanfaatkan wakil Bupati KSB, Drs H Mala Rahman untuk menyampaikan kesiapan berlaga pada pesta demokrasi yang akan dihelat pada tahun 2015 mendatang. Indikasi pemanfaatan momentum…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!