Para Kades di KSB Dipacu Melek IT

Para Kades di KSB Dipacu Melek IT

Taliwang, KOBAR – Tahun 2016 ini merupakan waktu paling sibuk bagi Kepala Desa (Kades) di seluruh Kabupaten Sumbawa Barat. Setelah beberapa waktu lalu belajar ke Desa Percontohan tingkat Nasional di Jogjakarta, orang nomor satu di tingkat pemerintahan desa ini kembali akan menjalani pelatihan pengoperasian Sistem Informasi Keuangan Desa (SIMDes) atas prakarsa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Sumbawa Barat, Ir Amin Sudiono MM, menyatakan, pihaknya telah menerima konfirmasi dari BPKP untuk memfasilitasi kegiatan ini.

“Jika tidak ada halangan, bulan depan pelaksanaan alih teknologi manajemen pengelolaan keuangan desa ini akan segera kami laksanakan. Kami bahkan sudah menjadwalkan pelaksanaan kegiatannya berlangsung selama 4 hari,” terangnya.

Aplikasi ini kata Dion, sapaan akrabnya, diketahui mengadopsi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIMDa). Sistem aplikasi ini diklaim lebih efisien, ekonomis, efektif, transparan, akuntabel dan auditabel dibandingkan sistem pengelolaan manual. Sistem ini juga merupakan aplikasi terpadu yang diperuntukkan guna meningkatkan efektifitas implementasi pengelolaan keuangan desa.

“Sistem ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan sistem pengelolaan keuangan manual oleh bendahara,” bebernya.

Lebih jauh Dion menjelaskan, SIMDes juga akan difungsikan dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, serta penatausahaan keuangan desa secara lebih rinci.

“Segala sesuatu yang berhubungan dengan tata kelola keuangan desa dapat dioptimalkan guna pelayanan pemerintahan desa yang lebih baik,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan teknis kegiatan ini, peserta (Kades, Red) akan dibimbing untuk mampu melakukan instalasi program SIMDes, pengimputan data, dan pengolahan data yang telah masuk dalam program secara mandiri. Ia bahkan memastikan seluruh Kepala Desa akan cepat memahaminya karena pengoperasian aplikasi ini cukup mudah.

“Cukup entri data kemudian aplikasi dengan sendirinya akan merilis laporan secara actual,” pungkas Dion. (krom)

Don`t copy text!