fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pekerjaan Renovasi Tugu Syukur Kembali Terhenti

“Anggaran Biaya Tidak Ditanggung APBD”

Taliwang, KOBAR – Pekerjaan renovasi tugu syukur yang berada dalam lingkungan Kemutar Telu Center (KTC) kembali terhenti, setelah sempat terlihat bergeliat beberapa hari.  Belum ada penjelasan kenapa aktifitas itu berhenti, namun informasi yang diterima media ini, bahwa para pekerja tidak bisa melaksanakan pekerjaan, lantaran harus melaksanakan ibadah puasa.

Informasi lain yang diterima media ini, terhentinya pekerjaan itu lantaran anggaran untuk melanjutkan pekerjaan renovasi belum ada, karena untuk melakukan penataan kembali tugu yang bermahkota bola dunia bersepuh emas itu tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sementara Forum Perusahaan Peduli Kabupaten Sumbawa Barat (FP2KSB) yang menanggung belum memiliki anggaran dimaksud.

Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli SH MM, beberapa waktu lalu mengatakan, renovasi atau penataan ulang tugu syukur akan diupayakan rampung sebelum Idul Fitri 1436 H mendatang dan dipastikan tidak akan menggunakan dana daerah. “Harapan saya bisa selesai sebelum lebaran atau setidaknya sebelum berakhir tugas saya sebagai Bupati,” ucapnya.

Hal yang paling ditegaskan Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB, bahwa tidak benar kalau ada sepersenpun dana daerah yang dipergunakan untuk penataan kembali itu. “Saya memang punya ambisi harus rampung, tetapi juga saya sudah menegaskan tidak boleh menggunakan APBD, jadi kalau ada yang mengatakan ada anggaran daerah itu hanya isu belaka,” timpalnya.

Masih keterangan orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu, renovasi tugu Syukur sebenarnya menjadi tanggung jawab FP2KSB atau organisasi yang beranggotakan sejumlah perusahaan yang beroperasi di KSB, karena mereka telah membuat kesepakatan untuk memperindah tugu dengan memasang air mancur. Pekerjaan itu sedianya rampung pertengahan tahun 2014 silam, namun sampai saat ini belum juga dilanjutkan setelah areal itu terbongkar.

Menurut Kyai Zul, pekerjaan renovasi tugu tetap menjadi bagian dari tanggung jawab dari forum tersebut, hanya saja forum masih terus mencari anggaran yang dibutuhkan, sehingga dirinya mencoba melakukan renovasi secara bertahap, karena tidak mungkin hanya menunggu terkumpulnya anggaran yang sedang dilakukan forum. “Sambil menunggu anggaran dari forum, maka pekerjaan itu dilakukan dari beberapa sumbangan pihak lain, jadi bisa saja masyarakat yang ingin menyumbang juga diperbolehkan,” tandasnya sambil tersenyum.

Renovasi tugu Syukur sebenarnya hanya merubah bagian kolamnya. Bupati di awal pemugarannya menyebutkan, perubahan desain kolam untuk lebih mempercantik tugu. Di mana nantinya tugu bermahkotakan bola dunia bersepuh emas itu akan dikelilingi air mancur yang didesain dapat menari. “Semoga bisa diselesaikan sesuai waktunya dengan konsep yang sudah ada itu,” pintanya. (kimt)

Don`t copy text!