fbpx
Bupati Warning Pimpinan SKPD

Bupati Warning Pimpinan SKPD

Taliwang, KOBAR – Pelaksanaan mutasi pada selasa 16/9 kemarin dimanfaatkan oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM untuk memberikan perintah yang wajib dilaksanakan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada penghujung tahun 2014.

Hampir seluruh SKPD yang mendapat perintah langsung seperti, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah desa (BPMPD) diminta untuk bisa serius melaksanakan Pembangunan Berbasis Rukun Tetangga (RT), sehingga terbentuk RT yang bisa menjadi contoh, termasuk RT percontohan sampah atau yang bisa menangani tuntas masalah persampahan dan melakukan penyisiran dan pendataan rumah tidak layak huni.

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) disinggung masalah Koperasi Berbasis RT (KBRT) dan pembinaan industri, dimana orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu mewajibkan terbentuk KBRT yang sehat minimal 1 di setiap kecamatan.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) harus melakukan memiliki data akurat tentang penyandang sosial, baik itu nama, alamat dan foto. Tugas lain tidak jadi disampaikan, lantaran saat itu tidak ada yang mewakili Disosnakertrans.

Khusus untuk Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) harus segera formulasi penanganan Penambangan Tanpa Ijin (PETI), sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta untuk menyiapkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk peralatan yang safety (aman).

Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB juga menyinggung persoalan Balai Benih Ikan (BBI) termasuk Balai Benih Unggul (BBU), diharapkan keberadaannya bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan cara mempersiapkan benih untuk dibagikan secara gratis, jika memungkinkan atau dijual lebih murah kepada masyarakat.

Untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Kyai Zul meminta untuk meningkatkan patroli, termasuk melakukan razia di semua kos. Razia yang dimaksud untuk mengecek identitas diri, termasuk sebagai langkah mengantisipasi penyalahgunaan kos-kostan, karena ada laporan penyalahgunaan kost. “Untuk Pol PP akan ditambah anggarannya, sehingga bisa lebih intens melakukan patroli,” timpal Kyai Zul.

Cukup banyak peringatan dan perintah tugas yang disampaikan Kyai Zul saat memberikan sambutan di acara mutasi yang dilaksanakan di lantai I gedung Setda KSB. (kimt)

Don`t copy text!