Taliwang, KOBARKSB.com – Dugaan praktik perbankan yang merugikan nasabah kembali mencuat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Seorang nasabah Bank Mandiri Cabang Taliwang, Sri Ratna Dewi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dana berkedok produk asuransi PT AXA Mandiri Financial Services.
Sri Ratna Dewi tercatat menjadi pemegang polis asuransi tersebut sejak delapan tahun silam, tepatnya tahun 2018, dengan kewajiban autodebet rutin sebesar Rp 500.000 per bulan.
“Saya mendaftar asuransi AXA Mandiri delapan tahun lalu dengan setoran Rp 500 ribu per bulan. Saat pendaftaran awal, pegawai Bank Mandiri atas nama Baiq Ayu Lestari menjelaskan syarat dan ketentuannya. Dalam perjanjian, dana pokok bisa ditarik apabila telah mencapai lima tahun setoran. Sementara jika ditarik setelah 12 tahun, saya ditanggulangi akan mendapatkan bunga,” ungkap Sri Ratna Dewi kepada awak media, Kamis (8/10).
Persoalan memuncak saat Sri mendatangi kantor Bank Mandiri Cabang Taliwang pada Senin lalu dengan maksud mencairkan dananya. Berdasarkan kalkulasi akumulasi dana pokok selama delapan tahun berjalan, total uang yang telah disetorkannya mencapai Rp 48 juta, di luar potensi bagi hasil maupun imbal hasil investasi.
Namun, harapan nasabah sirna setelah pihak manajemen bank setempat menolak mencairkan dana sesuai komitmen di awal perjanjian.
“Pihak bank tidak mau membayar sesuai kesepakatan awal. Jangankan keuntungan, uang setoran pokok saya saja malah dipotong dan dipangkas,” keluhnya dengan nada kecewa.
Ironisnya, menurut penuturan Sri, manajemen Bank Mandiri Taliwang berdalih adanya kekeliruan penjelasan dari oknum pegawai terdahulu yang melayaninya. Pihak bank bahkan secara mengejutkan mengklaim bahwa program asuransi tersebut sebenarnya sudah dihentikan atau ditutup sejak dua tahun lalu.
Pengakuan pihak bank tersebut dinilai janggal. Pasalnya, rekening nasabah tetap didebet secara otomatis setiap bulan hingga saat ini tanpa adanya pemberitahuan resmi terkait penutupan polis.
“Seharusnya jika program sudah tutup, pihak bank memberikan informasi dan sistem otomatis menolak setoran bulanan. Yang jadi pertanyaan, kemana larinya uang setoran saya selama dua tahun terakhir ini?” cecarnya.
Tak hanya itu, Sri menilai alasan pihak bank semakin tidak rasional ketika menyebutkan bahwa nilai uang pokoknya menyusut akibat kerugian di pasar saham.
“Penjelasan mereka tidak masuk akal. Kata mereka uang saya dipakai untuk membeli saham dan sahamnya mengalami kerugian. Padahal sejak awal akad sama sekali tidak ada penjelasan bahwa uang itu dipergunakan untuk investasi saham,” tegasnya.
Atas polemik ini, Sri Ratna Dewi mendesak pihak bank bertanggung jawab penuh. Ia menegaskan, jika manajemen Bank Mandiri Cabang Taliwang tidak beritikad baik untuk mengembalikan seluruh dana pokoknya secara utuh, dirinya tidak segan-segan mengerahkan aksi penyegelan kantor cabang tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Mandiri Cabang Taliwang maupun perwakilan resmi AXA Mandiri setempat belum memberikan keterangan atau klarifikasi resmi terkait keluhan dan tuduhan nasabah tersebut.
Untuk diketahui, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan (joint venture) antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan AXA Group yang telah beroperasi sejak Desember 2003, serta tercatat terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (kdon)
About The Author
Trending
- 76
Taliwang, KOBARKSB.com - Sejumlah nasabah Bank NTB Syariah mengeluhkan gangguan layanan perbankan yang terjadi selama masa libur Lebaran. Keluhan ini muncul menyusul adanya pengumuman optimasi sistem Mobile Banking yang berlangsung dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2025. Padahal, periode tersebut bertepatan dengan momen krusial masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial… - 76
Taliwang, KOBARKSB.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sebanyak 17 wartawan dijadwalkan bertolak ke Mataram untuk mengikuti Orientasi Keorganisasian dan Keanggotaan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) lanjutan pada 10–12 September. Dari total… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bagi warga yang tengah bersiap menunaikan ibadah umroh maupun merencanakan perjalanan ke luar negeri, kini tidak perlu lagi repot-repot menyeberang pulau dan menghabiskan biaya perjalanan ke Mataram hanya untuk mendapatkan suntikan vaksinasi internasional. Pasalnya, RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - Pengerjaan revitalisasi Pasar Tana Mira di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi dimulai. Tahap awal proyek senilai Rp 16 miliar tersebut ditandai dengan pembangunan lapak sementara yang akan digunakan para pedagang selama proses revitalisasi berlangsung. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Suryaman, S.STP., M.Si,… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - Gelombang optimisme dan kemajuan ekonomi digital kini menyentuh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Semangat kolaborasi lintas sektor terwujud nyata saat PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, bersama Mastercard meresmikan kemitraan…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar