fbpx
2015 Ada Lagi Anggaran RSUD

2015 Ada Lagi Anggaran RSUD

Taliwang, KOBAR – Anggaran untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 sebesar Rp. 29 miliar lebih. Jumlah itu dianggap belum bisa menyelesaikan tahapan pembangunan RSUD.

Untuk pembangunan pada sisi timur yang tidak bisa tergarap pada tahun ini, pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan kembali menyiapkan anggaran pada tahun 2015, sehingga di penghujung masa jabatan Bupati dan wakil Bupati KSB, RSUD sudah bisa dirampungkan seluruh bangunannya.

“Saya bisa pastikan pada tahun 2015 akan kembali menyiapkan anggaran untuk pembangunan unit timur, sehingga pembangunan RSUD bisa rampung dan bisa dioperasikan secara maksimal, termasuk bisa menjadi RSUD rujukan,” tegas Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH MM kepada media ini beberapa waktu lalu.

Disampaikan Kyai Zul sapaan akrab orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu, anggaran yang akan disiapkan bukan hanya untuk pembangunan sisi timur, tetapi juga khusus interior jembatan penghubung antara dua sisi tersebut. “Saya harap dukungan semua pihak agar pembangunan RSUD yang bakal dipergunakan untuk melayani masyarakat bisa segera dirampungkan,” ucap Kyai Zul.

Diakui Kyai Zul, RSUD yang akan dibangun itu adalah RSUD rujukan yang ada di Pulau Sumbawa. Meskipun saat ini sudah ada RSUD rujukan provinsi yang berada di Sumbawa, RSUD KSB tetap bisa menjadi rujukan, dengan catatan ada pelayanan medis yang tidak bisa terlayani di RSUD rujukan provinsi tersebut ada di RSUD milik KSB.

Untuk mencapai hasrat itu, Bupati KSB mengaku telah meminta sajumlah Satuan Kerja (Satker) terkait untuk melakukan kajian dan pengecekan terhadap RSUD rujukan provinsi di Sumbawa, agar mengetahui apa saja pelayanan medis yang bisa terlayani dan yang paling penting ada informasi pasti tentang pelayanan yang tidak bisa diberikan, karena keterbatasan tenaga maupun alat kesehatan. “Yang tidak bisa terlayani di RSUD rujukan provinsi di Sumbawa harus ada di RSUD KSB, agar bisa menjadi RSUD rujukan nantinya,” timpal kyai Zul.

Meskipun pembangunan tidak rampung sampai unit timur, Kyai Zul memastikan bahwa pada awal 2015 mendatang, RSUD itu harus sudah bisa difungsikan, meskipun belum bisa maksimal atau sesuai standar pelayanannya, tetapi lebih baik dan lebih luas dari RSUD yang dipergunakan saat ini. “Desember pekerjaan RSUD yang dipercayakan kepada PT. Brantas harus bisa rampung, lalu Januari 2015 aktifitas RSUD sudah harus pindah,” urainya. (kimt)

Don`t copy text!