fbpx
02/06/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Pembangunan Arena Pacuan Kuda Ditolak Wakil Rakyat

Taliwang, KOBAR – Pembangunan arena pacuan kuda di Kecamatan Poto Tano direncanakan akan dihapus pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2015. Rencana penghapusan itu sendiri telah diwacanakan oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Alasan mengemuka sampai adanya wacana untuk menghapus anggaran sebesar Rp 3 miliar itu, karena anggota DPRD KSB telah mendapat masukan dari masyarakat, dimana pembangunan stadion pacuan kuda tersebut dianggap belum urgen dan tidak terlalu besar azas manfaatnya.

“Sudah ada pembicaraan internal komisi I bahwa anggaran itu akan dihapus saat pembahasan APBDP mendatang, tetapi kepastian tetap menunggu waktu pembahasannya,” timpal anggota DPRD KSB dari komisi I, Abdul Haman, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Sumbawa Barat Resmi Jadi Lokasi Smelter PTAMNT

Meskipun tidak terlalu jauh memberikan ketegasan tentang wacana penghapusan anggaran untuk pembangunan arena pacuan kuda, namun politisi asal kecamatan Jereweh itu yakin bahwa rencana untuk penghapusan anggaran tersebut sudah mengerucut. “Cukup banyak anggota dewan yang sepakat untuk menghapus anggaran tersebut,” bebernya,

Sementara ketua komisi I, Drs M Thamzil MM, tidak membantah dengan wacana penghapusan anggaran untuk pembangunan arena pacuan kuda tersebut, bahkan diakui di masa pembahasan klinis RAPBD di tingkat komisi, sempat mengkritisi urgensi dan azas manfaat proyek dimaksud. “Pembahasannya sangat alot, bahkan sampai menjelang Paripurna pengesahan APBD sebelum akhirnya disetujui,”  katanya.

Thamzil juga mengakui, Komisi I telah meminta hasil kajian akademis maupun perhitungan lainnya dari eksekutif tentang azas manfaat dan urgensi proyek itu. Termasuk soal lahan yang akan dijadikan lokasi arena pacuan kuda tersebut juga dipertanyakan. Eksekutif, katanya, hanya beralasan bahwa pembangunan arena pacuan kuda merupakan aspirasi dari para penggemar olahraga tersebut dan dipastikan dengan pembangunan arena tersebut akan memberikan multiplayer effect untuk peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Terkait lahan, eksekutif menunjuk lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) tambak udang di Poto Tano yang akan diubah statusnya sehinga bisa dimanfaatkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pelaksanaan Program Pembangunan KSB Tanpa Konsep Lanjutan

“Kajian akademis proyek itu memang tidak diserahkan. Kalau soal penghapusan anggarannya di APBD karena tidak urgen, itu sangat memungkinkan. Hanya saja harus melalui pembahasan bersama DPRD dengan TAPD,” tandasnya. (kimt)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar