fbpx
BBI Sepakat Tingkatkan Produksi

BBI Sepakat Tingkatkan Produksi

Taliwang, KOBAR – Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di Sepakat kecamatan Brang Rea telah dilakukan renovasi dan penataan ulang areal tambak penampungan. Langkah yang dilakukan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) itu bertujuan untuk meningkatkan produksi, termasuk kualitas bibit yang dibudidaya.

Kabid perikanan budidaya dan pengolahan hasil perikanan pada DKPP Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Zainal Arifin SP yang ditemui dalam ruang kerjanya mengaku, pekerjaan yang dilakukan di lokasi itu adalah perbaikan saluran irigasi penyuplai air, pembuatan kolam pendederan, termasuk melakukan rehab terhadap kolam pendederan yang dianggap terlalu luas.

“Fasilitas yang dianggap selama ini menjadi penghambat dalam peningkatan produksi sudah diperbaiki, baik itu pemasangan tower penampung air sumur atau air tanah, karena selama ini hanya mengandalkan air permukaan yang diambil melalui saluran irigasi, termasuk masih memelihara indukan yang dianggap sudah tidak terlalu produktif, jadi saat ini sudah ada indukan baru baik jenis karper maupun nila,” beber Ipin.

Diakui Ipin jika keberadaan BBI Sepakat belum memberikan kontribusi signifikan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena selama ini bibit hasil produksi selalu dibagikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria secara gratis. “Kami diberikan perintah untuk memberikan secara gratis bibit ikan yang diproduksi melalui BBI, sehingga target capai PAD tidak terpenuhi,” lanjut Ipin.

Untuk tahun 2015, Ipin mengaku tidak akan membagikan bibit secara gratis seperti yang dilakukan selama ini, tetapi akan menggunakan sistem subsidi, karena pembagian gratis bibit tidak terlalu memancing animo masyarakat untuk menjadi pelaku budidaya ikan, lantaran merasa bibit yang dimiliki didapat secara gratis. “Saya sudah mengusulkan konsep subsidi untuk bibit nantinya, sehingga masyarakat yang membeli pasti benar-benar akan melakukan pembudidayaan, karena bibit didapat dengan cara dibeli, meskipun ada subsidi pemerintah,” terangnya.

Jika pimpinan menyetujui rancangan subsidi, maka keberadaan BBI Sepakat akan memberikan tambahan PAD kepada pemerintah. Target capain untuk tahun 2015 sebesar Rp. 20 juta. Ipin mengaku sangat optimis bisa mencapai target, karena fasilitas pendukung sebagai pemicu peningkatan produksi telah dilaksanakan.

Menyinggung soal sosialisasi pembudidayaan ikan, Ipin mengaku sudah cukup maksimal dilakukan, bahkan kelompok pembudidaya saat ini terus meningkat, hanya saja hasil produksinya yang belum maksimal. (kimt)

Don`t copy text!