Produk Pertanian KSB Terancam Mercury

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 22 Jan 2015

Produk Pertanian KSB Terancam Mercury


Produk Pertanian KSB Terancam Mercury Perbesar

Taliwang, KOBAR – Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) akan melakukan uji laboratorium terhadap hasil pertanian yang berasal dari Kecamatan yang diketahui banyak aktifitas gelondong dan tong.

Rencananya, hasil pertanian dalam bentuk sample beras akan dikirim ke Balai Pengkajian Tanaman Pangan (BPTP) Propinsi NTB untuk diteliti kandungan mercurynya. Pasalnya, untuk proses pemurnian di setiap gelondong banyak digunakan zat kimia berbahaya. “Kami ingin memastikan persentase zat kimia berbahaya seperti mercury yang terkandung didalamnya. Sample beras akan kita kirim pada bulan ini ke BPTP provinsi,” terang Kepala Dishutbuntan KSB, Ir IBG Sumbawanto MSi kemarin.

Menurut Sumbawanto, pihakya telah menerima laporan  dari sejumlah element masyarakat. Mereka melaporkan aktifitas gelondong di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Brang Rea, dan disinyalir telah membuang limbah tanpa memperhatikan lingkungan, bahkan ada yang langsung mengarah ke saluran irigasi.

Sumbawanto mengakui jika sejauh ini belum ada laporan adanya dampak negatif seperti penyebaran penyakit berbahaya yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi beras di lokasi dimana banyak aktifitas gelondong dan tong.

Dishubtan KSB meyakini uji lab akan menjadi salah satu titik awal untuk mengetahui apakah hasil pertanian dari Kecamatan yang dinobatkan sebagai daerah lumbung padi tersebut, masih layak atau tidak untuk dikonsumsi.

“Kalau penyakit tanaman (hama) memang banyak di temukan disana. Tapi hal itu tidak ada hubungannya dengan irigasi yang diduga sebagai tempat pembuangan limbah gelondong. Hama padi tersebut muncul akibat pola tanam yang tidak teratur dan terkesan dipaksakan oleh  petani,” tukasnya.

Ia menjelaskan bahwa, Para petani di Kecamatan Brang Rea dan Taliwang menggunakan saluran irigasi yang berasal dari bendung Kalimantong dua untuk mengairi lahan pertanian dan perkebunan mereka.

Sumbawanto berharap, dengan dilakukannya uji laboratorium sample beras tersebut, bisa mengetahui apakah beras yang ada di wilayah yang banyak terdapat gelondong tercemar atau tidak. Pasalnya, data Badan Lingkungan Hidup (BLH) terdapat 6.019  gelondong yang beraktifitas di Kecamatan Taliwang, seteluk, brang Rea dan Jereweh. Jumlah tersebut belum termasuk tong.

“Kita tidak berani pastikan apakah beras kita tercemar atau tidak, sebelum uji lab dilakukan, karena hingga saat ini masih belum ada hasil lab yang membuktikan kalau ada kandungan mercury dalam beras kita,” pungkasnya. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 55
    Pemda KSB Deadline PETITaliwang – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memberikan batas waktu (Deadline) hingga tanggal 15 April kepada para pelaku Penambangan Tanpa Ijin (PETI) untuk membongkar gelondong dan tong, dan menghentikan total aktifitasnya. “Pemkab Sumbawa Barat telah mengirimkan surat peringatan, yang isinya menegaskan bahwa, para pemilik gelondong diberikan waktu hingga batas akhir tanggal…
  • 53
    Dinas ESDM KSB ‘Abai’ Ancaman PETITaliwang – Maraknya Penambangan Tanpa Ijin (PETI) di wilayah Sumbawa Barat, ternyata belum membuat jajaran Dinas Energi Sumber Daya Mineral setempat untuk mempercepat penanganannya. Padahal, dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Sumbawa Barat, bahwa aktifitas pertambangan dengan mekanisme manual dan menggunakan bahan beracun berbahaya itu telah mulai mempengaruhi lingkungan, terutama…
  • 50
    Sumbawa Barat Siaga Banjir dan LongsorTaliwang, KOBAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan kondisi cuaca di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Prakiraan itu berdasarkan hasil analisis data terupdate dimana kondisi fisik, dan dinamika atmosfer terdapat pusat tekanan rendah di sebelah barat Australia mencapai 1004 hPa, di daratan Australia bagian barat…
  • 50
    Pencemaran Lingkungan Jadi Penghambat Utama Pengembangan Pariwisata Sumbawa BaratTaliwang, KOBAR - Industri pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergeliat dan bergerak maju, seiring semakin digenjotnya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah. Tapi dampak dari geliat di Pulau Lombok, tidak memberi pengaruh berarti bagi Pulau Sumbawa, terutama Sumbawa Barat. Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) dan pencemaran…
  • 49
    PETI Seluruh KSB Segera DitertibkanTaliwang, KOBAR - Maraknya Penambangan Tanpa Izin (PETI) kurun waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kelabakan dan dipaksa untuk putar otak. Maklum dampak lingkungan yang ditimbulkan PETI sangat meresahkan dan berimbas panjang. Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, belum lama ini, menyampaikan, bahwa dirinya baru…
  • 48
    Banyak Titik Rawan di KSB Tidak Terpasang PJUTaliwang, KOBAR - Semenjak Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terbentuk 15 tahun silam hingga hari ini, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Brang Ene dan Kecamatan Brang Rea tidak terpasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), padahal hilir mudik manusia dan barang pada malam hari di wilayah tersebut non stop saban hari. Disamping…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!