fbpx Penyelundupan Daging Babi Asal Sumbawa Digagalkan Petugas Karantina Pertanian

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Penyelundupan-Daging-Babi-Asal-Sumbawa-Digagalkan-Petugas-Karantina-Pertanian-Karantina-Pertanian-Sumbawa

Penyelundupan Daging Babi Asal Sumbawa Digagalkan Petugas Karantina Pertanian

Poto Tano, KOBARKSB.com – Penyelundupan daging babi seberat 90 Kg dari Pulau Sumbawa dengan tujuan Pulau Bali, dilaporkan telah berhasil digagalkan petugas Karantina Pertanian Sumbawa wilayah kerja Pelabuhan Ferry Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

“Daging tersebut rencananya akan diseberangkan ke Pulau Dewata, Bali, dengan modus disembunyikan di truk barang dan ditutupi terpal,” beber Erin, Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa, Selasa, (14/12).

Upaya penyelundupan tersebut, lanjutnya, berhasil digagalkan berkat kerjasama yang baik antar petugas di pos pintu masuk dermaga. Kendati lalu lintas penumpang kapal padat, jelas Erin, namun saat bongkar muat kapal dilakukan, barang bawaan kendaraan penumpang dapat terus terpantau.

Daging Babi Selundupan Diperiksa Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa

“Penahanan kami lakukan karena daging babi tersebut tidak dilaporkan ke Pejabat Karantina Pertanian, serta tidak dilengkapi Surat Keterangan Bahan Asal Hewan dari daerah asal untuk mendapatkan dokumen karantina,” jelas Erin.

Namun setelah dilakukan penahanan oleh pejabat Karantina Pertanian Sumbawa, tuturnya, maka dipastikan bahwa pemilik daging babi tersebut tidak dapat melengkapi sertifikat sanitasi produk hewan, sehingga dilakukan penolakan.

“Pemilik telah melanggar Pasal 35, Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019, tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Pasal tersebut mewajibkan setiap orang yang memasukkan atau mengeluarkan media pembawa dari satu area ke area lain, harus dilengkapi sertifikat kesehatan dari tempat pengeluaran,” tutup Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa. (klar)

About Post Author

Don`t copy text!