fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

20 Ton Manggis Asal Banyuwangi Diekspor Ke China

20 Ton Manggis Asal Banyuwangi Diekspor Ke China

Surabaya, KOBAR – Karantina Pertanian Surabaya dilaporkan telah melakukan sertifikasi ekspor manggis sebanyak 20 ton, atau senilai Rp 600 juta, untuk negara tujuan China. Sebelumnya, serangkaian pemeriksaan karantina telah dilakukan Pejabat Karantina Pertanian Surabaya di Wilayah Kerja Banyuwangi.

Sebelum diekspor, manggis dibersihkan dengan air mengalir, kemudian terhadap satu-persatu buah yang telah cuci tersebut, dilakukan penyemprotan udara menggunakan kompresor, untuk membersihkan dari kotoran dan debu.

“Tahapan ini juga berfungsi untuk menghilangkan semut dan kutu putih di kelopak buah. Setelah proses pembersihan selesai, manggis akan disortir kemudian diberi label. Dan terakhir manggis dikemas menggunakan kotak kemas khusus berventilasi yang dilapisi kertas,” jelas Anis Sri Wahyuni, Pejabat Karantina Pertanian Surabaya, Selasa, (9/10).

Anis menambahkan, bahwa manggis ini akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, yang akan dimuat menggunakan 4 kontainer berpendingin dengan ukuran 40 kaki.

Anis Sri Wahyuni – Pejabat Karantina Pertanian Surabaya

Di tempat terpisah, Musyaffak Fauzi, Kepala Karantina Pertanian Surabaya, menjelaskan, bahwa persyaratan ekspor manggis ke China sangat ketat. Beberapa persyaratan harus terpenuhi, termasuk sertifikasi rumah kemas.

“Ekspor manggis kali ini berkat kerja keras dan upaya petani, kelompok tani, dan pemilik rumah kemas. Sehingga protokol ekspor dapat dipenuhi, dan pelayanan pemeriksaan karantina semakin efektif,” beber Musyaffak.

Ia berharap, melalui program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) yang terus digalakkan Kementerian Pertanian, dapat mendorong meningkatnya ekspor komoditas pertanian unggulan asal Jawa Timur.

“Khususnya yang berada di wilayah layanan Karantina Pertanian Surabaya. Kami akan terus memfasilitasi ekspor produk-produk unggulan dari Jatim,” tutup Kepala Karantina Pertanian Surabaya. (knda)

Don`t copy text!