fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Mery Agustina, Siswi SMAN 1 Brang Rea Dikukuhkan Presiden Jokowi Sebagai Paskibraka Duta NTB di Istana Merdeka - Pengukuhan Paskibraka Tahun 2021 di Istana Merdeka

Mery Agustina, Siswi SMAN 1 Brang Rea Dikukuhkan Presiden Jokowi Sebagai Paskibraka Duta NTB di Istana Merdeka

Jakarta, KOBAR – Mery Agustina, Siswi SMAN 1 Brang Rea, Sumbawa Barat, bersama Yasser Ramadhani, Siswa MAN 2 Kota Bima, yang merupakan utusan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama 66 orang pelajar dari 33 Provinsi lainnya di Indonesia, dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (12/8). Pengukuhan 68 orang pelajar anggota Paskibraka ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka Tahun 2021

Mereka akan bertugas pada saat upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021, di Istana Merdeka, Jakarta. Dan pada sore harinya, mereka akan kembali bertugas dalam upacara penurunan bendera.

Acara pengukuhan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Setelah itu, para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia yang dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali. Sebelum memimpin Ikrar Putra Indonesia, Menpora menyampaikan pengantar pengukuhan calon anggota Paskibraka 2021.

Menpora Pimpin Pembacaan Ikrar Putra Indonesia

“Hari ini saudara-saudara akan dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tahun 2021. Pengukuhan ini bermakna bahwa Paskibraka berjiwa ksatria, satu perkataan dan perbuatan, bertanggung jawab, rela berkorban untuk Ibu Pertiwi, Tanah Air Indonesia,” kata Amali.

Sebelum pengucapan Ikrar Putra Indonesia, Menpora meminta calon Paskibraka untuk merenungkan tentang jati diri Paskibraka, dan bertanya tentang kesiapan mereka untuk menjadi anggota Paskibraka untuk kemudian dikukuhkan. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan pengukuhan sebagai anggota Paskibraka yang dibacakan Presiden Joko Widodo. 

Presiden Jokowi Temui Anggota Paskibraka yang Telah Dikukuhkan

“Dengan memohon ridho Allah Yang Mahakuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2021. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ucap Presiden Jokowi.

Untuk diketahui, Mery Agustina terbilang mujur, karena mendapat kesempatan untuk melenggang sebagai Paskibraka ke Istana Merdeka, setelah duta putri NTB yang sebelumnya telah ditetapkan, yaitu, Hana Novita Fitri, siswi MAN 2 Kota Mataram, terganjal Covid-19 sebelum berangkat ke Jakarta.

Mery Agustina, Siswi SMAN 1 Brang Rea, Sumbawa Barat – Paskibraka Nasional Tahun 2021 Duta NTB

Mimpi Hana Novita Fitri untuk dapat melaksanakan tugas sebagai Paskibraka di Istana Merdeka buyar, tatkala hasil swab test PCR yang dijalaninya sehari sebelum berangkat ke Jakarta dinyatakan positif Covid-19. 

Padahal 2 hari sebelumnya, ia bersama Yasser Ramadhani telah dilepas secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Pemprov NTB, mewakili Gubernur NTB, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, untuk mewakili NTB ke Jakarta sebagai Paskibraka tahun 2021, di Ruang Rapat Setda Pemprov NTB.

Hana Novita Fitri dan Yasser Ramadhani Saat Dilepas Asisten III Pemprov NTB Bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Sebagai Paskibraka Duta NTB di Kantor Setda NTB, Jum’at, (23/7).

Berikut Nama Anggota Paskibraka Tahun 2021 dari 34 Provinsi:

  1. Aldi Syahputra (Provinsi Aceh)
  2. Nisa Ulhusna (Provinsi Aceh)
  3. Rifaldi Prayoga (Provinsi Sumatera Utara)
  4. Ardelia Muthia Zahwa (Provinsi Sumatera Utara)
  5. M. Bimantara Widyanto (Provinsi Sumatera Barat)
  6. Flora Flecia Tanjung (Provinsi Sumatera Barat)
  7. Hervi Shendykha Wiratama (Provinsi Riau) 
  8. Dwita okta Amelia Herdian (Provinsi Riau) 
  9. Bintang Erlangga Bagaskoro (Provinsi Kepulauan Riau)
  10. Syarifah Azwa Nafia (Provinsi Kepulauan Riau)
  11. Bintang Gustikha Pratama (Provinsi Jambi)
  12. Winda Ratih Suidarlistia (Provinsi Jambi)
  13. M. Farhan Pratama Susilo (Provinsi Sumatera Selatan) 
  14. Anisa Takwarani Rizajandita (Provinsi Sumatera Selatan)
  15. Muhammad Agung Fakhri (Provinsi Bangka Belitung)
  16. Via Tiara Ningrum (Provinsi Bangka Belitung)
  17. Muhamad Husein Rifai (Provinsi Bengkulu) 
  18. Alpiani Ulandari (Provinsi Bengkulu)
  19. Ridho Hafidzar Armadhani (Provinsi Lampung) 
  20. Aurel Febrina (Provinsi Lampung)
  21. Kiandra Muchlisya (DKI Jakarta) 
  22. Febitri Nur Tsabitah (DKI Jakarta) 
  23. Dika Ambiya Rahman (Provinsi Jawa Barat)
  24. Qyara Maharani Putri (Provinsi Jawa Barat)
  25. Abdi Ramazie (Provinsi Banten)
  26. Amara Latifa (Provinsi Banten)
  27. Zaidaan Kamal Anwar (Provinsi Jawa Tengah)
  28. Rahmatika Hendrianabila (Provinsi Jawa Tengah)
  29. David Setyo Budi (Daerah Istimewa Yogyakarta)
  30. Eserinda Budhis Gayatri (Daerah Istimewa Yogyakarta)
  31. Hafiz Habibullah (Provinsi Jawa Timur)
  32. Anggita Larasati Suhartiwi (Provinsi Jawa Timur)
  33. I Made Wahyu Surya Prayoga (Provinsi Bali) 
  34. Valentina Dyastika (Provinsi Bali) 
  35. Yasser Ramadhani (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  36. Mery Agustina (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  37. Jossy Reggyandro Lobo (Provinsi Nusa Tenggara Timur) 
  38. Aurellya Valerini Sampelan (Provinsi Nusa Tenggara Timur) 
  39. Khairi Rifqi Saputra (Provinsi Kalimantan Utara) 
  40. Aurellia Salma Ningsih (Provinsi Kalimantan Utara) 
  41. Falih Pangestu (Provisi Kalimantan Barat)
  42. Iree Odelia Astono (Provisi Kalimantan Barat)
  43. Muhammad Andre Catur Prakoso (Provinsi Kalimantan Tengah)
  44. Anjelina Canesia (Provinsi Kalimantan Tengah)
  45. Azhar Khaitamy (Provinsi Kalimantan Selatan) 
  46. Regyna Intan Cahyani Tamales (Provinsi Kalimantan Selatan)  
  47. Luqman Doddy Rahmadani (Provinsi Kalimantan Timur)
  48. Raissa Radinka Putri Syailendra (Provinsi Kalimantan Timur)
  49. Arel Tangkilisan (Provinsi Sulawesi Utara)
  50. Chyanda Ravoella Johannes (Provinsi Sulawesi Utara)
  51. Muhammad Juandi Aly (Provinsi Sulawesi Barat) 
  52. Anggie F. Tamantuan (Provinsi Sulawesi Barat) 
  53. Muh. Fahdil Aslam (Provinsi Sulawesi Tengah)
  54. Gendis Rizka Mujiamani (Provinsi Sulawesi Tengah)
  55. Aditya Arya Anandtha Bahtiar (Provinsi Sulawesi Tenggara) 
  56. Ainun Jahria Ismail (Provinsi Sulawesi Tenggara) 
  57. A. Tegar Ahri Mahesti (Provinsi Sulawesi Selatan)
  58. Ginaya Desembria Muliadi (Provinsi Sulawesi Selatan)
  59. Aditya Yogi Susanto (Provinsi Gorontalo) 
  60. Shevia Puspita Sari (Provinsi Gorontalo) 
  61. Julyand Aryo Waremra (Provinsi Maluku)
  62. Nabila Nurya Rahmi A. Kelrey (Provinsi Maluku)
  63. Julfian N.M. Noval (Provinsi Maluku Utara) 
  64. Putri Regina Dogoruru (Provinsi Maluku Utara) 
  65. Allowisius Arfa (Provinsi Papua Barat)
  66. Falentina Nafurbenan (Provinsi Papua Barat)
  67. Aser Jhosua Werimon Rouw (Provinsi Papua)
  68. Fedelia Angganita Itaar (Provinsi Papua)

Ada sedikit perbedaan dalam formasi Paskibraka tahun ini dibandingkan tahun lalu. Yaitu, pasukan pengibaran dan penurunan bendera merah putih akan dilakukan dengan formasi lengkap 17-8-45. Berbeda dengan anggota Paskibraka yang bertugas di Istana pada tahun 2020, yang hanya beranggotakan 8 orang karena situasi pandemi Covid-19 saat itu. 3 anggota untuk upacara penaikan bendera, 3 anggota untuk upacara penurunan, dan sisanya cadangan.

Adapun calon perwira upacara yang turut serta dalam upacara pengukuhan adalah Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya (Kasgartap I/Jakarta). Turut hadir dalam upacara pengukuhan Paskibraka 2021; Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI M Tonny Harjono. (knda)

Don`t copy text!