Jereweh, KOBARKSB.com – Ada tradisi yang bertahan karena diwariskan, ada pula yang terus hidup karena dirawat bersama. Pemandangan inilah yang terlihat jelas pada puncak perayaan Festival Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Desa Goa, Kecamatan Jereweh, pada Jum’at (26/06/2026). Dari tahun ke tahun, festival ini tidak sekadar menjadi ruang perayaan budaya, melainkan juga cerminan kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga warisan para leluhur.
Acara puncak festival ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, Wakil Bupati Hj. Hanipah, H. W. Musyafirin, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Sumbawa Barat, perwakilan PT AMMAN, serta para kepala desa setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi dan kerja keras warga Desa Goa dalam menjaga nilai-nilai luhur ini.
“Saya sangat mengapresiasi konsistensi masyarakat Desa Goa yang mampu merawat dan mengembangkan festival ini. Dari tahun ke tahun, kita bisa melihat penyelenggaraannya menjadi semakin baik, dan yang paling penting, partisipasi aktif masyarakat terus meningkat,” ujar H. Amar Nurmansyah saat memberikan sambutan.
Festival ini menghadirkan serangkaian kegiatan yang sarat akan nilai-nilai luhur, mulai dari Tabligh Akbar sebagai penguat ketakwaan, tradisi Mangan Lawang Karang sebagai perwujudan gotong royong, hingga lomba selawatan dan Mesuro sebagai ruang edukasi. Selain itu, tradisi Melala Minyak Jereweh yang diikuti oleh 20 kelompok juga menjadi daya tarik utama dalam upaya menjaga pembuatan minyak obat tradisional.
Ada hal menarik dalam pelaksanaan festival kali ini. Atas kesepakatan bersama antara Bupati dan H. Musyafirin, istilah lokal untuk menyebut ampas atau sisa proses pembuatan minyak (melala) resmi diubah. Istilah yang sebelumnya dikenal sebagai “Tai Minyak” kini berganti menjadi “Sari Minyak”.
H. Musyafirin, menjelaskan bahwa perubahan istilah tersebut bertujuan untuk memberikan kesan yang lebih positif, terutama dalam menyambut kunjungan wisatawan ke depannya.
“Kami menyepakati perubahan istilah ini agar terdengar lebih elok dan memiliki nilai estetis. Dengan menyebutnya sebagai ‘Sari Minyak’, istilah ini akan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas maupun para wisatawan yang datang menyaksikan langsung proses pembuatan minyak melala di sini,” jelas H. Musyafirin.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Festival Muharram di Desa Goa diharapkan dapat terus konsisten menjadi salah satu pilar pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Sumbawa Barat. (klar)
About The Author
Trending
- 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., melantik empat pejabat eselon II baru di lingkungan pemerintah daerah. Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 025/800.1.3.3/BPKSDM/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Acara berlangsung di lantai III Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah… - 62
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatatkan prestasi fiskal dan ekonomi yang luar biasa pada Tahun Anggaran 2025. Komitmen Pemkab KSB dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel membuahkan hasil berupa lonjakan pendapatan daerah yang jauh melampaui target serta transformasi ekonomi yang signifikan. Kepala Dinas Komunikasi… - 59
Sumbawa, KOBARKSB.com - Komitmen Polres Sumbawa dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil nyata. Dusun Serading, Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir mendadak gempar setelah tim gabungan Polres Sumbawa melakukan penggerebekan besar-besaran di sebuah lokasi yang diduga kuat sebagai kampung rawan narkoba, Senin (15/06/2026). Operasi "Sikat Habis"… - 58
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah sempat tertunda selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan masa transisi kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menghidupkan Forum Yasinan sebagai agenda rutin. Kegiatan ini dimulai kembali pada Kamis malam (19/6) di kediaman Wakil Bupati Hj. Hanipah, mengukuhkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang… - 58
Taliwang, KOBARKSB.com - Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2025-2030 mendapat sentimen positif dari mayoritas masyarakat, dengan angka kepuasan publik mencapai 69,0%. Temuan ini merupakan hasil survei yang dirilis oleh Media Survei Nasional (MEDIAN), yang menjadi modal kepercayaan kuat bagi pemerintah daerah. Namun, di balik angka agregat yang meyakinkan… - 57
Brang Ene, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menekankan pentingnya penguatan inovasi di desa-desa sebagai kunci peningkatan ekonomi daerah. Hal ini disampaikannya saat acara halal bi halal yang berlangsung di Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, pada hari Rabu (16/4/2025). Bupati Amar melihat potensi besar yang belum dimaksimalkan di…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar