Sambut Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Bupati Ajak Warga Sumbawa Barat Muhasabah dan Doa Bersama

Bupati-dan-Wakil-Bupati-Sumbawa-Barat-di-Depan-Masjid-Agung-Darussalam-KTC-Tahun-Baru-Islam-1-Muharram-1443-H

Taliwang, KOBAR – Dalam rangka menyambut 1 Muharram 1443 H yang jatuh pada hari Selasa, 10 Agustus 2021, dan juga dalam rangka memohon pertolongan Allah SWT dari wabah Covid-19. Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengajak seluruh masyarakat untuk bermuhasabah dan berdoa di lingkungan masing-masing secara serentak.

“Dalam rangka memohon rahmat dan perlindungan Allah SWT dari wabah Covid-19, kami meminta seluruh masyarakat muslim secara serentak melaksanakan muhasabah dan doa bersama menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1443 H,” kata Bupati, dalam surat edarannya, Senin, (9/8).

Adapun waktu pelaksanaannya, jelas Bupati, adalah pada hari Selasa, 10 Agustus 2021, jam 18.00 WITA hingga jam 20.00 WITA. Dengan susunan acara; Shalat maghrib berjamaah, zikir dan doa bersama, serta shalat isya berjamaah.

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

“Tempat pelaksanaan adalah di masjid-masjid, mushallah, pondok pesantren, majlis taklim, dan lain-lain,” ujarnya.

Kepada para ASN dan PTT di lingkup KTC, serta agen PDPGR, lanjut Bupati, diminta untuk melaksanakan kegiatan tersebut di Masjid Agung Darussalam, KTC, Taliwang.

“Dalam pelaksanaan kegiatan, kami minta untuk selalu tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yaitu, menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” tutup Bupati Sumbawa Barat. (kdon)

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

About The Author

Trending

  • 54
    Belajar Tatap Muka di Sumbawa Barat Kembali Dihentikan Hingga Batas Waktu yang Belum DitentukanTaliwang, KOBAR - Guna menekan laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang terus melonjak. Terlebih setelah pengumuman Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyatakan varian delta Covid-19 telah masuk dan menyebar di NTB. Pemerintah setempat memutuskan untuk menghentikan proses belajar tatap muka di seluruh sekolah, dan kembali…
  • 53
    Akses Keluar-Masuk Sumbawa Barat Diblokade“Hanya Tersedia 2 Pintu” Taliwang, KOBAR - Terhitung mulai Jum’at, (17/4), hingga batas waktu yang belum ditentukan, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, menegaskan, bahwa akses keluar masuk wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dibatasi, guna mencegah penyebaran covid-19 di bumi pariri lema bariri. Hanya ada 2 pintu…
  • 53
    Lahan Telah Lunas Dibayar, Bandara Sumbawa Barat Segera DibangunPoto Tano, KOBAR - Setelah melalui proses negosiasi dan transaksi selama berbulan-bulan dengan para pemilik lahan untuk pembangunan Bandara Sumbawa Barat di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano. Akhirnya, keseluruhan lahan seluas 124 hektar untuk pembangunan bandara tersebut, dinyatakan telah lunas dibayar 100%. “Alhamdulillah, lahan seluas 124 hektar untuk kepentingan pembangunan…
  • 53
    Gempa M 4,3 Guncang Sumbawa, Pusat Gempa di PernangSumbawa, KOBAR - Kamis, (16/9), pukul 16:55:58 WITA, wilayah Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik. Menurut analisa BMKG, gempa bumi ini berkekuatan M=4,3. Dengan episenter terletak pada koordinat 8,34° LS; 117,22° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 km timur Pernang, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, pada kedalaman 10 km.…
  • 52
    Angin Kencang dan Pohon Tumbang Terjadi di Taliwang, Pengguna Jalan Diminta Hati-hatiTaliwang, KOBARKSB.com - Selama 2 hari terakhir, hujan lebat disertai angin kencang dan petir dilaporkan terjadi di wilayah Taliwang, Sumbawa Barat. Akibatnya, salah satu pohon besar di jalan utama lintas Taliwang-Sumbawa tumbang dan menutupi seluruh bahu jalan. "Telah terjadi pohon tumbang yang menutupi ruas jalan utama lintas Taliwang-Sumbawa, Sabtu, (7/5),…
  • 52
    Tolak Terowongan Rp 600 Miliar, Bupati Amar Nurmansyah Pilih Opsi Hemat Rp 200 M untuk Irigasi Tiu Suntuk-JerewehJereweh, KOBARKSB.com - Keputusan final mengenai desain jaringan irigasi dari Bendungan Tiu Suntuk menuju wilayah Jereweh akhirnya ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memutuskan untuk tidak menggunakan opsi terowongan yang menelan biaya tinggi, melainkan memilih sistem saluran terbuka (open channel) yang dinilai lebih efisien dan berkelanjutan. Keputusan strategis ini diumumkan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×