fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

PUBG, Free Fire, dan Mobile Legends Diblokir Kominfo - Main Bareng Game Online

Game Online PUBG, Free Fire, dan Mobile Legends Terancam Diblokir Kemenkominfo

Jakarta, KOBAR – Atas desakan sejumlah elemen masyarakat kepada Pemerintah untuk memblokir game online yang beredar di Indonesia. Akhirnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berjanji akan mempertimbangkan kemungkinan memblokir sejumlah game online tersebut. Terutama yang diminta oleh Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dalam surat resminya kepada Menkominfo baru-baru ini.

“Kementerian Kominfo pada prinsipnya akan memproses dan mempertimbangkan semua permohonan pemblokiran yang kami terima sesuai dengan regulasi yang berlaku,” kata Dedy Permadi, juru bicara Kemenkominfo, kepada Wartawan, Minggu, (27/6).

Lebih lanjut, Deddy mengatakan, bahwa pemblokiran game yang berlaku secara nasional harus dilakukan secara hati-hati, serta mematuhi undang-undang yang berlaku.

Ia menjelaskan, bahwa pemblokiran sistem elektronik, termasuk game online diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020, tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat, yang diubah melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2021.

Sesuai regulasi yang berlaku, kata Dedy, Kemenkominfo berwenang untuk melakukan pemblokiran terhadap suatu game jika menayangkan atau mengandung muatan yang dilarang oleh perundang-undangan. Permohonan pemblokiran, jelasnya, akan diproses selama dilakukan oleh pihak yang berkepentingan, melalui kanal pengaduan yang sudah ditetapkan.

“Kementerian Kominfo sendiri memiliki sejumlah kanal untuk melakukan aduan konten seperti lewat situs aduankonten.id. Kominfo juga menerima laporan melalui pesan WhatsApp di nomor 0811-9224-545 atau email di aduankonten.kominfo.go.id. Pelapor hanya perlu menyertakan nama, tautan pengaduan dan tangkapan layar dari konten negatif yang ingin diadukan,” jelas Jubir Kemenkominfo.

Sebelumnya, Menkominfo diminta untuk memblokir situs dan aplikasi game online mulai dari PUBG hingga Free Fire secara nasional atau kabupaten. Permintaan itu disampaikan Sapuan, Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, lantaran dianggap memiliki dampak negatif pada anak.

Beberapa game online yang diminta diblokir oleh Sapuan, antara lain; PUBG, Free Fire, Mobile Legends, Higgs Domino, dan game sejenis yang aplikasinya disediakan lewat smartphone maupun komputer.

Permohonan itu dilayangkan ke Menkominfo lantaran pemerintah daerah tidak memiliki wewenang untuk memblokir situs dan aplikasi game online tersebut. Dalam suratnya, Sapuan menyampaikan, bahwa dampak negatif dari game online begitu besar, baik dari sisi perkembangan anak, kesehatan, maupun pendidikan anak. (knda)

Don`t copy text!