Taliwang, KOBARKSB.com – Program KSB Maju Sosial yang menjadi tumpuan kelompok rentan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menghadapi tantangan serius di tengah progres realisasinya yang telah mencapai 50,91 persen hingga Juni 2026. Sejumlah warga dilaporkan kehilangan akses bantuan sosial (bansos) secara mendadak akibat identitas pribadi mereka disalahgunakan oleh pihak luar untuk aktivitas pinjaman online (pinjol) dan judi online.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) KSB, NS Kamaluddin, Jum’at (12/6/2026), mengungkapkan bahwa temuan ini menjadi salah satu kendala teknis utama dalam validitas data penerima manfaat. Menurutnya, KTP yang dicatut untuk aktivitas ilegal tersebut membuat sistem secara otomatis menghentikan kepesertaan warga karena adanya catatan finansial atau aktivitas yang dianggap melanggar kriteria penerima bantuan.
“Kondisi ini membuat sebagian warga yang berhak menerima bantuan tiba-tiba kehilangan akses tanpa mengetahui penyebabnya. Kami menemukan ada KTP warga yang disalahgunakan pihak lain untuk pinjol dan judi online,” beber Kamaluddin..
Meski demikian, Kamaluddin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan warga kehilangan haknya. Pihaknya kini tengah bekerja keras melakukan mitigasi melalui tiga langkah strategis. Pertama, verifikasi dan validasi data dilakukan secara berkala. Kedua, kendala administrasi bagi warga terdampak, terutama lansia, diselesaikan melalui proses verifikasi khusus di tingkat dinas. Ketiga, perbaikan data center terus diperkuat agar warga yang sempat terhenti bantuannya bisa kembali menerima hak mereka setelah masalah tuntas diselesaikan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan setiap bantuan yang disalurkan melalui program ini tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Di luar kendala data tersebut, Program KSB Maju Sosial tetap menunjukkan performa positif dalam melindungi lansia, penyandang disabilitas, hingga keluarga yang berduka. Untuk mempercepat distribusi, Dinsos KSB telah mengoperasikan tiga loket layanan terintegrasi yang menangani Perlindungan dan Jaminan Sosial, Rehabilitasi Sosial, serta Data dan Pemberdayaan Sosial.
Salah satu kebijakan yang menonjol adalah penanganan proaktif bagi anak yatim piatu. Setiap anak yang salah satu orang tuanya meninggal dunia akan secara otomatis masuk ke dalam sistem penerima bantuan sebesar Rp 500 ribu, selama memenuhi kriteria usia di bawah 18 tahun dan belum bekerja. Layanan ini berjalan tanpa mengharuskan pihak keluarga mengajukan permohonan baru yang rumit.
Menutup pernyataannya, Kamaluddin mengingatkan bahwa akurasi data dan kemudahan akses adalah dua pilar utama keberhasilan Program KSB Maju Sosial. Ia menekankan bahwa tanpa data yang bersih dan akurat, bantuan sosial sebesar apapun tidak akan memberikan dampak optimal bagi masyarakat yang paling membutuhkan di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Tanpa data yang bersih dan akurat, bantuan tidak akan memberikan dampak optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (krij)
About The Author
Trending
- 61
"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,… - 53
Tak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan… - 48
Taliwang, KOBARKSB.com - Telepon genggam saat ini bukanlah sesuatu yang sulit didapati. Barang ini sudah menjadi kebutuhan pokok manusia masa kini, dan bahkan mayoritas penduduk planet bumi bergantung pada perangkat elektronik ini. Tapi siapa sangka, bahwa 90 persen Penduduk Sumbawa Barat memiliki telepon genggam. Hal itu diketahui dari hasil Survei… - 48
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)! Bupati H. Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Hj. Hanipah secara resmi meluncurkan program unggulan "KSB Maju" yang ditandai dengan peluncuran kartu KSB Maju. Program yang merupakan bagian dari 100 hari kerja ini, bertujuan untuk memastikan masyarakat KSB menerima manfaat… - 47
Sumba Tengah, KOBARKSB.com - Setelah memiliki Food Estate atau Lumbung Pangan seluas 5 ribu hektar. Presiden Joko Widodo, menegaskan, bahwa Pemerintah akan memperluas Food Estate di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi 10 ribu hektar, atau menjadi 2 kali lipat. “Di sini memang, di Kabupaten Sumba Tengah ini, kita… - 46
Taliwang, KOBARKSB.com - Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) XVII dan Agro Expo Tingkat Provinsi NTB 2025 membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Selama kegiatan berlangsung, puluhan pelaku UMKM yang terlibat dilaporkan mengalami peningkatan omzet hingga mencapai Rp 500 ribu…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar