fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Daun Kelor

Kelor Ditarget Jadi Produk Andalan Ekspor Sumbawa

Sumbawa, KOBAR – Kelor atau Moringa oleifera merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan masyarakat Sumbawa di pekarangan. Batangnya dapat digunakan sebagai pagar, sedangkan daun dan buahnya dikonsumsi sebagai sayur sehari-hari. Sehingga kedepan, komoditi ini akan ditarget menjadi produk andalan ekspor Kabupaten Sumbawa.

Tidak mau ketinggalan dalam peluang pasar, ibu-ibu yang tergabung Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) “Batu Patinang”, Kabupaten Sumbawa, mengolah berbagai olahan daun kelor. Dengan produk unggulannya teh celup, Bumdes ini juga memproduksi  masker kecantikan, tepung, puding, brownies dan jajan bawang, yang dikombinasikan dengan daun kelor.

Bumdes “Batu Patinang” Kabupaten Sumbawa

“Saat ini, produk olahan daun kelor produksi Bumdes ini telah mampu memenuhi pasar beberapa daerah, dengan dipasarkan secara daring. Memanfaatkan media sosial, industri yang masih skala rumah tangga ini mampu merambah beberapa kota besar di Jawa,” tutur Ida Bagus Putu Raka Ariana, Kepala Karantina Pertanian Sumbawa, Sabtu, (3/4).

Ia menjelaskan, bahwa daun kelor merupakan komoditas yang melimpah di Pulau Sumbawa. Kreativitas dari ibu-ibu yang tergabung dalam Bumdes ini mampu mengolah daun kelor menjadi berbagai macam produk.

Bumdes “Batu Patinang” Kabupaten Sumbawa

Sebagai jalur wisata Bali, Lombok, dan Labuan Bajo. Pulau Sumbawa, katanya, diharapkan mampu menangkap pasar, dan menjadikan produk unggulan daerah sebagai oleh-oleh wisatawan mancanegara, selain minyak sumbawa, madu dan susu kuda.

“Produk pertanian dengan kearifan lokal inilah yang akan kita eksplorasi dan dorong. Sehingga nantinya pemasarannya tidak hanya memenuhi pasar dalam negeri, tetapi mampu merambah ke luar negeri,” tutup Kepala Karantina Pertanian Sumbawa. (kdon)

Don`t copy text!