fbpx
Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK Tahun 2021

Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK Tahun 2021

Mendikbud: Yang Berusia Di Atas 35 Tahun Bisa Ikut Seleksi

Jakarta, KOBAR – Pada tahun 2021 semua guru honorer, baik yang mengabdi di sekolah negeri maupun sekolah swasta berkesempatan mengikuti tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

“Tidak ada pembatasan kapasitas jumlah peserta. Tidak ada lagi prioritas, siapa yang lebih duluan. Semuanya boleh mengambil tes, yang lulus boleh menjadi PPPK,” kata Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), dalam siaran persnya, Rabu, (25/11).

Untuk tesnya sendiri, jelasnya, akan dilaksanakan secara daring. Sehingga semua guru honorer yang ada bisa mengikuti, asalkan sesuai kriteria menjadi peserta. Termasuk yang berusia di atas 35 tahun, masih berkesempatan mengikuti. Tidak ada golongan atau kelompok yang diprioritaskan untuk menjadi PPPK pada tahun 2021. Bahkan jika gagal pada tes pertama, bisa mengulang tes kedua dan ketiga. 

“Saya harus merubah pola pikirnya, sudah tidak ada dahulu-dahuluan lagi. Semuanya bisa mengambil, pada 2021. Bahkan bukan cuma sekali. Mereka bisa mengambil totalnya tiga kali mengambil. Kalau gagal, bisa mencoba lagi,” tandas Nadiem.

Pihaknya juga, kata Nadiem, menyediakan pembelajaran daring secara mandiri. Dimana para calon peserta bisa mengasah kemampuannya, agar kemungkinan lulus seleksi lebih tinggi. Kemendikbud, tuturnya, tidak akan mengendurkan standar lulus tes PPPK, karena harus dipertahankan kualitasnya untuk kebaikan anak didik.

“Tetapi tolong diingat lagi, ini bukan pengangkatan 1 juta guru menjadi PPPK. Ini adalah seleksi massal. Yang akan diangkat menjadi PPPK, adalah berapa yang lulus dari itu. Kalau yang lulus cuma 100 ribu, ya 100 ribu yang jadi. Kalau yang lulus 500 ribu, maka 500 ribu yang akan diangkat jadi PPPK,” pungkas Nadiem Makarim. (knda)

Don`t copy text!