05/08/2020

Akibat Seorang Positif Covid-19, Beberapa Tenaga Medis RSUD Asy-Syifa’ Dikarantina

dr Carlof: Tenaga Medis Dari RSUP Datang Membantu

Taliwang, KOBAR – Sejak diumumkan bahwa seorang tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dinyatakan positif covid-19, manajemen RSUD bergerak cepat untuk melakukan rapid test dan test swab terhadap sejumlah tenaga medis yang bertugas. Beberapa orang terpaksa dikarantina, sambil menunggu hasil test swab keluar.

Hal itu disampaikan dr Carlof Sitompul, Direktur RSUD Asy-Syifa’ KSB, saat dihubungi awak media ini, Sabtu, (25/7). Carlof menjelaskan, bahwa meskipun ada seorang tenaga medis di tempatnya telah divonis positif covid-19. Namun pelayanan di RSUD tetap berjalan normal seperti biasa. 

dr Carlof bersama manajemen RSUD di ruangan hemodialisa.

“Untuk para tenaga medis yang diduga ikut terpapar covid-19, kami telah meminta mereka untuk melakukan rapid test dan test swab. Ada beberapa yang telah ditest swab sebanyak 2 kali dan hasilnya negatif. Sambil menunggu hasil swab berikutnya, kami minta mereka untuk melakukan isolasi mandiri,” beber Carlof.

Adapun tindakan yang dilakukan pihaknya untuk menggantikan posisi tenaga medis yang sedang dikarantina, dirinya mengaku, bahwa pihak RSUP HL Manambai Abdulkadir, Sumbawa, telah mengirimkan sejumlah tenaga medisnya untuk membantu pelayanan di RSUD Asy-Syifa’.

Paramedis dari RSUP HL Manambai Abdulkadir, yang datang membantu pelayanan di RSUD Asy-Syifa’.

“Pelayanan hemodialisa di RSUD Asy-Syifa’ ini tidak boleh berhenti. Karena pasien gagal ginjal yang ada di wilayah Pulau Sumbawa ini harus tetap dilayani. Maklum RSUD ini adalah satu-satunya rumah sakit di Pulau Sumbawa yang memiliki fasilitas hemodialisa, terlebih di masa pandemi covid-19 ini,” tutur Carlof.

Carlof berharap agar semua tenaga medis yang masih menjalani karantina dan menanti hasil pemeriksaan dapat tegar dan bersabar. Dan dia pun berdoa dan mohon didoakan agar hasilnya nanti negatif, sehingga semua tenaga medis yang ada dapat bertugas lagi seperti sediakala.

Paramedis Hemodialisa

“Kami mohon didoakan agar semuanya kembali normal. Sebab di masa pandemi ini kita perlu saling memberikan motivasi, dukungan dan semangat, serta saling menguatkan sesama kita. Kami minta kepada rekan medis agar senantiasa menjaga kesehatan dan bekerja sesuai protokol kesehatan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” demikian dr Carlof Sitompul. (kras)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar