05/08/2020

Berada di Garda Terdepan, Seorang Tenaga Medis RSUD Asy-Syifa’ Positif Covid-19

Wakil Bupati: Simalakama Buat KSB Karena Punya Alat Cuci Darah

Taliwang, KOBAR – Setelah sekian lama tercatat nihil warga yang terpapar virus corona, Kamis, (23/7), warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali dikejutkan dengan pengumuman yang dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, yang menyatakan bahwa per 23 Juli 2020, 2 orang warga KSB positif covid-19. Dan salah seorang adalah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ KSB, berinisial HS, perempuan, 28 tahun, Penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST, dalam siaran pers, Jum’at, (24/7), menyatakan, bahwa memang benar ada 2 orang di KSB yang dinyatakan positif covid-19, tapi yang satunya, yaitu MBS, perempuan, 49 tahun, beralamat Desa Tapir, Kec. Seteluk, saat berobat ke RSUD Asy-Syifa’. Namun yang bersangkutan ber-KTP Kabupaten Sumbawa, penduduk Desa Songkar, Kec. Moyo Utara.

Baca Juga :  Inspektorat KSB Periksa Anggaran Gedung Serba Guna Desa Lampok
Fud Syaifuddin saat melakukan sidak ke RSUD Asy-Syifa’ baru-baru ini.

“Itulah simalakamanya kita di sini. Sebab satu-satunya alat cuci darah di pulau Sumbawa hanya ada di KSB. Sehingga banyak orang dari kabupaten lain datang ke sini untuk cuci darah. Dan tentu saja kita tidak bisa menolaknya, meski pandemi covid-19. Karena ini persoalan kemanusiaan,” tutur Fud.

Untuk itu, Fud meminta kepada pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten di Pulau Sumbawa agar memperketat arus kedatangan dan kunjungan antar daerah. Bagi siapa pun yang sudah dinyatakan reaktif covid-19, harap segera diisolasi dan dikarantina, dan dilarang untuk keluar daerah.

Fud Syaifuddin bersama istri, saat membesuk salah seorang pasien di RSUD Asy-Syifa’ baru-baru ini.

“Semua yang positif di KSB merupakan orang yang dijangkiti oleh orang dari luar. Seperti HS, tenaga medis di RSUD Asy-Syifa’ itu, dia terpapar covid-19 karena merawat pasien cuci darah dari Alas yang kemudian dinyatakan positif Covid-19. Meski protokol kesehatan covid-19 sudah dijalankan selama bertugas,” jelas Wabup.

Kendati demikian, tambah Fud, warga KSB diminta untuk tidak bereaksi berlebihan. Semua orang diminta untuk tetap patuhi protokol kesehatan dalam melawan covid-19. Jaga jarak, tetap pakai masker, selalu cuci tangan dengan sabun, dan hindari kerumunan massa.

“Alhamdulillah, HS, dalam keadaan baik. Dia sedang menjalani isolasi mandiri, yang diawasi pihak RSUD Asy-Syifa’.  Sementara MBS, saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Asy-Syifa’ dalam kondisi baik. Kita doakan semoga keduanya segera negatif, dan hidup normal seperti sediakala,” tutup Fud Syaifuddin ST. (kras)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar