Tak Miliki Orang Tua, Seorang Bayi Laki-laki Dirawat Negara

Tak Miliki Orang Tua, Seorang Bayi Laki-laki Dirawat Negara

“Dicari Calon Orang Tua Asuh”

Taliwang, KOBAR – Bayi mungil yang diduga dibuang orangtuanya di Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, pekan lalu, saat ini terus menjadi perhatian publik. Bahkan, banyak warga yang ingin mengadopsi bayi berjenis kelamin laki-laki yang kini tengah dirawat negara tersebut.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Sosial, Manurung SPd, mengatakan, pihaknya masih melakukan pengawasan terhadap bayi dengan berat 2,5 kilogram itu, yang kini kondisinya mulai membaik setelah sempat ditempatkan di Inkubator RSUD Asy-Syifa’ KSB.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kita masih akan bertanggung jawab atas bayi tersebut hingga ada putusan pengadilan untuk hak pengasuhannya,” ungkapnya.

Menurut Manurung, Kabupaten Sumbawa Barat belum memiliki lembaga independen sebagai tempat penitipan anak sehingga untuk sementara ini bayi tersebut diirawat oleh calon orang tua asuh (Cota) sementara.

“Cota sementara itu belum diputuskan sebagai orang tua asuh bayi. Untuk itu kita tetap akan  membuka pendaftaran bagi warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut,” timpalnya.

Untuk mengadopsi bayi atau anak, ada beberapa hal yang perlu dilakukan para calon pengadopsi atau Cota. Untuk itu, tambah Manurung, calon orangtua asuh bisa langsung mendatangi kantor Disosnaker guna diberikan penjelasan tentang syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Termasuk mengecek kemampuan Cota dan syarat-syarat lainnya untuk kemudian diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Mataram.

“PN yang nantinya akan menetapkan siapa orang tua asuh bayi tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Kasi Penunjang Medik RSUD Asy-Syifa’, NS Indra Alamsyah SKep MSi, membenarkan, pihaknya telah menyerahkan bayi tersebut ke pihak Disosnakertrans. Ia mengatakan, saat dirujuk ke RSUD, kondisi bayi kurang baik. Setelah mendapat perawatan, kondisi bayi berangsur-angsur membaik.

“Bayi tersebut kini menjadi urusan dinas terkait. Saat kita serahkan kondisinya cukup baik,” bebernya.

Seperti diketahui, bayi laki-laki gagah itu ditemukan pertama kali oleh warga Desa Batu Putih Kecamatan Maluk. Bayi malang ini terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam kardus. Ia diletakkan di sekitar selokan tidak jauh dari lokasi kolam pemancingan. Sementara itu, hingga saat ini pihak Kepolisian belum menemukan siapa sesungguhnya orang tua kandung bayi tersebut. (ktas)

Don`t copy text!