Bupati Minta Kantor Subkontraktor PT. NNT Direlokasi ke Dalam Kota Maluk

Bupati Minta Kantor Subkontraktor PT. NNT Direlokasi ke Dalam Kota Maluk

Maluk – Bupati Sumbawa Barat DR KH Zulkifli Muhadli SH.,MM meminta kepada Manager PT NNT David Lylei agar dapat mengkomunikasikan dan mengambil kebijakan agar semua kantor Subkontraktor yang bekerjasama dengan PT NNT yang selama ini berlokasi di kawasan tambang, agar ditempatkan di dalam kota Maluk. Ini disampaikan oleh orang nomor satu di Tanah Pariri Lema Bariri tersebut, pada saat pelantikan pengurus WSKS periode 2012-2014.

Bupati menyampaikan bahwa, dengan dipindahkannya seluruh kantor Subkontraktor yang sekarang berada di areal tambang, maka akan memberikan dampak yang sangat berarti dalam meningkatkan aktifitas ekonomi di kecamatan maluk khususnya. Karena dengan beraktifitasnya sejumlah Subkontraktor tersebut, maka segala kebutuhan dan keperluan dapat disuplai di Maluk.

Disamping itu juga, akan memberikan manfaat terhadap peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat dan jika semua subkontraktor dapat melaksanakan hal tersebut, maka ini akan sangat membantu Pemerintah KSB.

“Maka dari itu saya berharap kepada Manajemen PT NNT melalui David Liley, agar dapat menjadikan ini sebagai kebijakan perusahaan untuk dapat ditindaklanjuti”, kata Kyai Zul, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kabag Humas PDE Setda KSB Yahya Soud S.Pd menjelaskan, bahwa dari hasil pemaparan Wakil Gubernur NTB pada rapat koordinasi Bupati yang dilaksanakan beberapa minggu yang lalu di Bima, bahwa Sumbawa Barat berada pada nomor urut terakhir sebagai kabupaten yang angka penganggurannya terendah dari seluruh Kabupaten/ Kota yang ada di NTB. Prestasi ini oleh Bupati secara terus menerus selalu diupayakan. Termasuk model kerjasama tiga pihak antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan PT NNT dalam menuntaskan rumah tidak layak huni di KSB tahun 2012, adalah bagian dari upaya yang dlakukan guna mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya atas operasional PT NNT selama ini.

“Yang pasti, segala daya upaya yang memungkinkan akan dilaksanakan dalam rangka memenuhi 9 kebutuhan dasar masyarakat KSB pada tahun 2012 ini yang dicanangkan sebagai Tahun Prestasi dan Pelayanan Prima”, terang Yahya Soud. [rm]

Don`t copy text!