fbpx
Kyai Zul Minta Newmont Peka

Kyai Zul Minta Newmont Peka

Taliwang, KOBAR – PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) diminta lebih peka dengan kondisional daerah pasca telah dicabut gugatan arbitrase, terutama pada proses perekrutan kembali tenaga kerja, jika perusahaan sudah mulai beroperasi. “Saya minta Newmont lebih peka,” tegas Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH MM selasa kemarin.

Masih keterangan Kyai Zul sapaan akrabnya, dirinya tidak perlu melayangkan surat resmi atau mengingatkan kembali perusahaan terkait skala perioritas untuk tenaga kerja lokal, karena sudah cukup sering disampaikan bahwa pemerintah KSB sangat serius memperhatikan tenaga kerja lokal.

“Tidak perlu lagi bersurat kepada perusahaan, karena sudah sering disampaikan bahwa saat perekrutan kembali harus mendahulukan tenaga kerja lokal KSB, lalu tenaga kerja lokal Provinsi baru dilanjutkan dengan tenaga kerja yang menjadi kebutuhan perusahaan,” timpalnya.

Pada kesempatan itu orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri ini juga meminta kepada perusahaan, bahwa pasca perekrutan kembali tidak ada yang dikorbankan, hanya sistem perioritas, apalagi sampai menerapkan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang dirumahkan pasca penetapan kahar.

Bahkan Kyai Zul mengaku sudah meminta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertran) untuk melakukan pengawasan dan pengawalan saat perusahaan mulai melakukan pemanggilan kembali tenaga kerja, agar bisa terpantau proses dan tahapan yang dilakukan perusahaan. “Memang kewenangan pemanggilan kembali milik perusahaan, tetapi pemerintah juga punya tanggung jawab yang harus menjadi perhatian,” timpal Kyai Zul.

Diingatkan juga, penghentian sementara operasional Newmont harus menjadi pelajaran bagi masyarakat, karena telah dirasakan kondisinya setelah perusahaan merumahkan sebagian besar karyawannya. “Saya melihat kondisi masyarakat bingung dengan penghentian sementara operasional Newmont, jadi apa yang terjadi saat ini harus menjadi pelajaran,” tegasnya.

Kyai Zul meminta kepada masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap keberadaan PTNNT, dimana komponen masyarakat untuk kembali sesuai porsi masing-masing. “Para petani harus tetap menggarap sawah, peternak tetap melanjutkan usahanya, jadi semua warga KSB sudah siap jika Newmont berhenti beroperasi,” tandas Kyai Zul. (Kimt)

Don`t copy text!