fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

ESDM Berupaya Tuntaskan Krisis Energi

Taliwang, KOBAR – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera melakukan pendataan kawasan dan Rumah Tangga (RT) yang belum menikmati jaringan listrik, agar bisa menjadi prioritas untuk tahun 2015 mendatang.

Kepala dinas ESDM, Ir H Muslimin HMY MSi yang dikonfirmasi media ini dalam ruang kerjanya selasa 4/11 menuturkan, secara keseluruhan seluruh kawasan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah terjangkau jaringan listrik, meskipun bukan jaringan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), tetapi bisa terpenuhi dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Dibeberkan H Muslimin, data awal yang dimiliki bahwa kawasan yang menjadi perhatian serius ada di kecamatan Sekongkang, baik itu di Lemar Lempo maupun Talonang dan kecamatan Brang Rea khusus di Rarak Ronges. “Kawasan itu belum terjangkau jaringan PLN, tetapi sudah bisa dibantu dengan PLTS, baik secara terpusat maupun tersebar,” ucap H Muslimin.

Masih keterangan H Muslimin, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pendataan secara detail untuk mengetahui masih berapa Kepala Keluarga (KK) yang belum bisa menikmati jaringan listrik, agar pada tahun 2015 mendatang bisa menjadi perhatian dan prioritas untuk dibantu, karena sudah ada komunikasi yang dilakukan dinas provinsi, agar KSB bisa kembali mendapatkan program pemasangan jaringan listrik PLTS seperti yang pernah diberikan pada tahun 2013 dan 2014.

Dibeberkan H Muslimin, pada tahun 2013 dan 2014 juga dilaksanakan program pemasangan jaringan listrik secara terpusat di Talonang dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Jumlah untuk setiap tahun masing-masing 100 KK, tetapi laporan awal yang diterima masih sekitar 54 KK yang belum mendapatkan jaringan listrik. “Semoga pada tahun 2015 kembali mendapatkan program pemasangan jaringan listrik, agar 54 KK itu bisa menikmati jaringan,” tegas H Muslimin.

Lanjut H Muslimin, pada tahun sebelumnya juga pernah melaksanakan program pemasangan jaringan listrik untuk wilayah Lemar Lempo, namun setiap tahun hanya bisa dikerjakan untuk 60 KK, jadi lokasi itu juga akan dilakukan pendataan untuk mengecek berapa KK yang belum juga menikmati listrik. “Intinya begini, seluruh kawasan KSB akan dilakukan pendataan tentang krisis energi, agar bisa menjadi database untuk diperhatikan pada tahun anggaran mendatang,” terangnya.

H Muslimin sangat berharap bahwa pemenuhan jaringan listrik bisa tuntas pada tahun 2015 mendatang, sehingga berbagai upaya sedang dilakukan, baik itu mencari konekting program dengan pusat maupun dengan pemerintah provinsi, apalagi jumlah kebutuhan jaringan untuk saat ini tidak terlalu banyak. “Saya harap pada tahun mendatang sudah bisa dirampungkan seluruhnya,” harapnya. (kimt)

Don`t copy text!