Bola Lampu Segera Sinari Rarak Ronges dan Lang Bere

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

lang-bere

Bola Lampu Segera Sinari Rarak Ronges dan Lang Bere

“PLTS Untuk Rarak Ronges, PLN Untuk Lang Bere”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliyar yang akan dipergunakan untuk pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Untuk pelaksana pekerja itu, sedang dilaksanakan tender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Sutarno selaku Kabid Energi pada dinas ESDM kepada media ini mengaku bahwa daya yang disiapkan dari kegiatan itu hanya sebesar 80 Watt Power (WP) atau untuk memenuhi kebutuhan daya listrik untuk 150 Kepala Keluarga (KK) dengan estimasi setiap rumah tangga hanya 15 watt atau tiga bola lampu berdaya 5 watt.

Sutarno tidak membantah jika daya yang akan disubsidikan itu tidak terlalu besar, namun diyakini bisa untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. “Anggaran yang tersedia hanya untuk kebutuhan daya kecil, namun kalau penggunaannya sesuai dengan arahan, maka daya itu dinilai cukup,” akunya.

Masih keterangan Sutarno, sebelum eksekusi pembangunan nanti, pihaknya bersama dengan pelaksana akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang batas maksimal daya yang bisa dipergunakan, agar tidak ada warga penerima bantuan menggunakan daya melebihi ketentuan. “Saya harap warga penerima program bisa patuh dan taat dengan ketentuan, agar peralatan untuk PLTS bisa bertahan lama,” harapnya.

Disampaikan Sutarno, masalah penggunaan daya melebihi kapasitas pernah terjadi untuk PLTS wilayah Talonang, sehingga peralatan yang dimiliki itu tidak bisa bekerja maksimal, bahkan saat ini kondisinya sudah mulai rusak. “Kami harap penggunaan daya melebihi ketentuan tidak terjadi di Rarak Ronges nantinya, agar peralatan itu bisa bertahan lama,” pintanya.

Menyinggung soal peralatan yang berada di Talonang, serta pada beberapa lokasi lain, Sutarno mengaku akan melakukan pergantian suku cadang, apalagi pada tahun mendatang seluruh daerah sudah terjangkau jaringan listrik, meskipun masih menggunakan PLTS. “Pekerjaan di Rarak Ronges bisa dibilang pekerjaan terakhir untuk penyediaan aliran listrik, karena seluruh daerah sudah terjangkau,” tegasnya.

Sementara Lang Bere yang berada di kecamatan Brang Ene diakui Sutarno akan mendapatkan listrik pada tahun ini, hanya saja lokasi itu tidak menggunakan PLTS, tetapi akan disalurkan melalui jaringan milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Kawasan Lang Bere tidak jauh dari tiang listrik PLN atau sekitar 60 meter, sehingga akan dikoneksikan dengan PLN,” ungkapnya.

Pekerjaan koneksi jaringan itu sendiri akan dilaksanakan pada tahun ini, karena sudah tersedia anggarannya. “Tahun ini akan tersambung jaringan listrik PLN ke kawasan pemukiman masyarakat Lang Bere, jadi ditunggu saja realisasi programnya,” tuturnya. (kimt)

About Post Author

Don`t copy text!