fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Direktur RSUD KSB Undur Diri

Taliwang, KOBAR – Berbagai persoalan yang muncul ditengarai sebagai alasan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dr Hj Dwidia Mertasari mengajukan pengunduran diri.

Pengajuan pengunduran diri direktur RSUD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu masih dalam lisan atau belum disampaikan secara tertulis kepada Bupati KSB, sehingga belum diberikan persetujuan atau tanggapan atas permohonan tersebut, namun yang pasti rencana pengunduran diri telah disampaikan langsung yang bersangkutan kepada Bupati KSB.

“Memang direktur RSUD telah mengajukan pengunduran diri secara lisan, jadi saya sekarang menunggu surat resmi dari yang bersangkutan,” terang Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai membuka secara resmi acara musyawarah cabang (Muscab) partai Bulan Bintang (PBB) sabtu 20/12 kemarin.

Kyai Zul sapaan akrab orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu juga tidak mengelak bahwa permohonan pengunduran diri itu berkaitan dengan beberapa masalah yang muncul. “Anda sendiri tahu bahwa ada beberapa persoalan yang muncul berhubungan dengan RSUD dalam beberapa hari lalu, jadi masalah itu sendiri yang menjadi pemicu adanya pengunduran diri tersebut,” lanjutnya.

Kyai Zul tidak memberikan keterangan secara rinci bentuk sikap dan tanggapan terkait dengan permohonan tersebut, karena sampai saat itu belum menerima surat resmi dari yang bersangkutan. “Permohonan pengunduran diri masih dalam bentuk lisan, bukan pernyataan tertulis, jadi saya masih tunggu surat resminya,” ungkapnya.

Meskipun permohonan pengunduran diri direktur RSUD masih dalam bentuk lisan, namun dalam internal RSUD sudah menjadi bahan pembicaraan, karena yang bersangkutan sendiri pernah melontarkan beberapa bahasa yang disimpulkan akan meninggalkan RSUD KSB, bahkan saat ini sudah mulai disebut-sebut siapa penggantinya, termasuk muncul beberapa pertanyaan apa yang menjadi penyebab, karena diyakini bahwa ada persoalan dalam internal juga.

Sayangnya, media ini belum bisa mendapat keterangan langsung dari yang bersangkutan untuk meminta penjelasan atau alasan ingin meninggalkan jabatan sebagai direktur RSUD.

Sebagai informasi, direktur RSUD merupakan pejabat pertama yang mengajukan pengunduran diri atau tidak ingin melanjutkan pekerjaan pada jabatan yang diemban setelah Bupati KSB menyampaikan kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja (Satker) yang merasa tidak mampu untuk mengajukan pengunduran diri. (kimt)

Don`t copy text!