60 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Telah Terjadi di Sumbawa Barat

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

60-Kasus-Gigitan-Hewan-Penular-Rabies-Telah-Terjadi-di-Sumbawa-Barat-Pasien-Gigitan-HPR-di-Sumbawa-Barat

60 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Telah Terjadi di Sumbawa Barat

Taliwang, KOBARKSB.com – Menurut data yang dirilis Satgas Rabies Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bahwa hingga hari Minggu, (10/4), telah terjadi 60 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di KSB.

(Sumber: Dinas Pertanian KSB)

Kecamatan Taliwang menjadi wilayah yang paling banyak terdapat kasus gigitan HPR. Selanjutnya disusul oleh Kecamatan Brang Rea, Brang Ene, Jereweh, Maluk, Sekongkang, Poto Tano, dan yang paling sedikit, yakni, Kecamatan Seteluk.

Adapun menurut tren kasus harian, menunjukkan, bahwa kasus gigitan HPR di KSB melonjak. Sehingga masyarakat diimbau untuk tetap selalu meningkatkan kewaspadaannya terhadap HPR yang berada di lingkungan sekitar. 

Vaksinasi Rabies Terhadap HPR di Kecamatan Seteluk

Untuk diketahui, Rabies merupakan suatu virus mematikan yang menyebar ke manusia dari air liur hewan yang terinfeksi. Rabies biasanya menyebar melalui gigitan hewan. Binatang yang paling mungkin menyebarkan rabies, antara lain; Anjing, Kucing, Kera, Kelelawar, Anjing Hutan, Rubah, Sigung, dan Rakun.

Ciri-ciri Anjing Gila

Adapun gejala orang yang terinfeksi rabies adalah; Demam, sakit kepala, kelebihan air liur, kejang otot, kelumpuhan, dan kebingungan mental.

Tidak ada pengobatan khusus untuk penderita rabies. Setelah gejala muncul, hampir selalu berakibat fatal, dan Vaksin Rabies dapat mencegah infeksi. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!