fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Jasad Bayi Bersama Ari-ari Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Pinggir Kali, Polisi Dalami Motif dan Cari Pelaku - Kasat Reskrim Polres Lombok Utara

Jasad Bayi Bersama Ari-ari Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Pinggir Kali

“Polisi Dalami Motif dan Cari Pelaku”

Lombok Utara, KOBAR – Warga Dusun Karang Lendang, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, dibuat geger. Lantaran seorang warga menemukan jasad bayi dalam keadaan meninggal dunia bersama ari-ari dan tali pusarnya yang masih menempel, tergeletak di pinggir kali Segara Karang Grepek.

Terkait hal itu, Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, IPTU I Made Sukada, membenarkan peristiwa penemuan jasad bayi tersebut. 

“Benar, pada hari senin tanggal 26 september 2021, sekitar pukul 13.30 WITA, telah ditemukan jasad bayi oleh warga Karang Grepek. Bertempat di dekat kali segara Karang Grepek, Dusun Karang Lendang, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, sekitar 3 meter sebelah timur dari kali Segara,” tutur IPTU I Made Sukada, kepada awak media, Selasa, (28/9).

Adapun saksi-saksi dalam penemuan jasad bayi tersebut, jelasnya, adalah; Arnip, 40 tahun, warga Dusun karang Lendang, Desa Bentek, dan Zainudin,  42 tahun, warga Dusun Karang Lendang Desa Bentek. 

Jasad Bayi Bersama Ari-ari dan Tali Pusar Masih Menempel, yang Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Pinggir Kali

“Sekitar pukul 13.30 WITA, Arnip pergi ke kali untuk mencari buah pinang. Sesampainya di kali, ia melihat sosok bayi dengan kondisi tali pusar dan ari-arinya masih menempel berada di sebelah kali segara sekitar 3 meter sebelah timur dari bibir kali segara. Karena kaget melihat sosok bayi tersebut, kemudian Arnip kembali ke rumahnya dan memanggil warga untuk minta tolong,” jelas Kasat Reskrim.

Kemudian Zainudin, lanjutnya, bersama warga lainnya datang ke lokasi penemuan bayi tersebut. Sesampainya di lokasi, Zainudin melihat bayi berada di sebelah kali segara dengan posisi menghadap ke timur. Melihat kondisi bayi sudah dikerumuni semut, selanjutnya Zainudin mengangkat bayi tersebut dan membawanya ke Polindes Karang Grepek.

“Setelah berada di polindes, kemudian bayi tersebut dicek oleh salah seorang petugas polindes, yaitu, Hilda Sari, secara manual. Kondisi bayi tersebut dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Adapun ciri ciri bayi diperkirakan berumur sekitar 4 jam, atau kurang satu hari. Dengan berat badan sekitar 3 kg, dan panjang sekitar 50 cm. Bayi dalam keadaan meninggal bersama ari-ari dan tali pusar masih menempel,” beber I Made Sukada.

Setelah menerima laporan warga sekitar pukul 14.00 WITA, jelas Kasat Reskrim, maka anggota Kepolisian Sektor Gangga, yang dipimpin langsung Kapolsek IPTU Remanto, serta KBO Reskrim IPTU I Made Widiartha, mendatangi TKP. Polisi langsung mengolah TKP awal, dan melaksanakan koordinasi dengan Reskrim Polres Lombok Utara.

“Untuk saat ini, kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Lombok Utara. Dari hasil temuan sementara, bayi tersebut sengaja dibuang, serta kondisi bayi dalam keadaan meninggal dunia bersama ari-ari dan tali pusar masih menempel,” tutup Kasat Reskrim Polres Lombok Utara. (klar)

Don`t copy text!