Lombok Timur, KOBARKSB.com – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), langsung bergerak cepat menyikapi peredaran video berdurasi lebih dari 13 menit yang menggegerkan warganet dan viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Langkah responsif ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga kondusifitas serta ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi secara objektif sesuai koridor hukum.
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim gabungan untuk menangani kasus ini.
“Kami sementara ini telah melakukan pendalaman melalui Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) dan Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak). Tim sudah mulai bekerja untuk menelusuri informasi yang beredar,” jelas IPTU Arie Kusnandar dalam keterangannya, Rabu (11/02).
Dalam proses penyelidikan ini, polisi tidak hanya fokus pada isi konten, tetapi juga memburu pihak yang bertanggung jawab atas penyebarannya. Penyidik tengah bekerja keras menelusuri jejak digital untuk menemukan siapa pihak yang pertama kali mengunggah (uploader) konten tersebut ke media sosial.
Menurut IPTU Arie, penelusuran ini sangat krusial untuk mengetahui kronologi penyebaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum, khususnya Undang-Undang ITE, dalam proses distribusi konten tersebut.
Selain itu, Polres Lombok Timur juga menelusuri lokasi pasti perekaman video guna memastikan kewenangan penanganan perkara (locus delicti) sesuai dengan yurisdiksi hukum yang berlaku.
Menanggapi adanya sejumlah klarifikasi yang sempat muncul dari pihak-pihak terkait, IPTU Arie menegaskan bahwa hal tersebut tidak menghentikan proses hukum. Penyelidikan tetap berjalan secara profesional, proporsional, dan penuh kehati-hatian.
“Kami bekerja sesuai prosedur. Semua informasi akan diverifikasi secara objektif agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tegas Kasat Reskrim. Hal ini dilakukan demi memberikan kepastian hukum yang jelas bagi publik.
Terkait video tersebut, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada masyarakat. Warga diminta untuk tetap tenang dan bijak dalam bermedsos, serta tidak ikut menyebarluaskan konten yang belum terkonfirmasi kebenarannya tersebut.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga ruang digital tetap sehat. Hingga saat ini, proses pendalaman masih berlangsung dan Kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan resmi kepada publik secara transparan. (klar)
About The Author
Trending
- 72
Sumbawa, KOBARKSB.com - Dalam setahun (Tahun 2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan 2 bendungan raksasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni, Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Beringin Sila di Pulau Sumbawa. Menurut laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahwa per Januari 2022, NTB tercatat menjadi Provinsi yang… - 71
Sumbawa, KOBARKSB.com - Infront Moto Racing dengan sangat menyesal telah mengumumkan bahwa MXGP Jakarta 2022, 2-3 Juli 2022, telah dibatalkan. Sedangkan gaung MXGP 2022 di Rocket Motor Circuit, Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), kian menggema dan mendekati hari H. Hal itu membuat loket penjualan tiket (online dan offline) laris… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dilaporkan akan merehabilitasi 6 ribu hektar hutan di Pulau Lombok. Akan tetapi tak sejengkal pun hutan di Pulau Sumbawa bakal direhab. "Aneh, masa selama 5 tahun hutan di Pulau Lombok yang direhabilitasi. Tapi hutan di Pulau Sumbawa tidak, kan janggal," kata… - 70
Adalah suatu kebanggaan tersendiri menjadi warga Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagaimana tidak! Hampir semua event balap motor yang paling populer di dunia diselenggarakan di 2 pulau besar yang ada di provinsi ini, yakni, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Hal itu dipastikan oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, kemarin, bahwa mulai tahun depan,… - 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Terduga pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur, yang video kejadiannya diunggah ke media sosial dan sempat viral, dilaporkan telah ditangkap personil polisi dari Polres Sumbawa Barat (Polres KSB). "Tadi malam, terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini dalam penanganan kepolisian," ungkap Kapolres Sumbawa Barat, AKBP… - 70
Maluk, KOBARKSB.com - Untuk memastikan tata kelola Proyek Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), berjalan efektif dan akuntabel. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan telah turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap PSN yang terletak…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar