Dalam Tempo 3 Jam, Polisi Ringkus 2 Orang Terduga Pengedar dan Bandar Pil Ekstasi di Lombok

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Bandar-Pil-Ekstasi-Lombok

Dalam Tempo 3 Jam, Polisi Ringkus 2 Orang Terduga Pengedar dan Bandar Pil Ekstasi di Lombok

Lombok Utara, KOBAR – Dalam kurun waktu 3 jam, Sat Res Narkoba Polres Lombok Utara dilaporkan telah berhasil meringkus 2 orang terduga pengedar dan bandar narkotika golongan satu jenis Inex (Pil Ekstasi), di 2 tempat berbeda, pada hari yang sama.

“Pada hari Minggu, tanggal 24 Oktober 2021, sekitar pukul 21.00 WITA, dilakukan penangkapan terhadap AA, (27 tahun), di area parkiran Pelabuhan Teluk Nara, karena ada informasi dari masyarakat, bahwa pelaku membawa narkotika jenis pil ekstasi (Inex). Yang mana barang haram tersebut akan dijual dan diedarkan kepada orang lain,” tutur Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, melalui Kasat Res Narkoba, IPTU Surya Irawan, Selasa, (26/10).

AA (27 tahun)

Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka, kata Surya, yaitu, berupa 1 klip plastik, yang di dalamnya berisi 5 butir pil ekstasi (Inex), yang pada salah satu sisinya berlambang ”gorila” warna coklat muda, dengan berat bruto 2,27 gram, 1 buah kotak kaca “cream foundation”, dan 1 unit HP merk Samsung A10S, dengan casing warna hitam.

Selanjutnya, dari penangkapan dan keterangan tersangka AA, pihaknya, jelas Surya, kemudian melakukan pengembangan kasus. Sehingga pada hari yang sama, sekitar pukul 23.00 WITA, polisi kembali menangkap RBS, (41 tahun), di “Lombok Beach Villa”, Dusun Melase, Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat.

“Ini adalah pengembangan dari penangkapan sebelumnya terhadap AA pada hari Minggu, 24 Oktober 2021, pukul 21.00 WITA, di areal parkir pelabuhan Teluk Nare. Tersangka RBS ditangkap di “Lombok Beach Villa”, Lombok Barat, pada hari Minggu, tanggal 24 Oktober 2021, sekitar pukul 23.00 WITA,” terang IPTU Surya Irawan.

RBS (41 tahun)

Dari tersangka RBS, bebernya, polisi berhasil menyita barang bukti berupa pil ekstasi (Inex) sebanyak 975 butir, 1 bungkus plastik yang di dalamnya berisi 6 klip kristal yang diduga sabu, dengan berat bruto 6,29 gram, 1 unit HP merk Real Mi warna hitam, dan 1 buah dompet warna hitam berisi uang sejumlah Rp 3.417.000.

“Atas kepemilikan narkotika jenis pil ekstasi (Inex) dan kristal bening yang diduga sabu tersebut, pelaku beserta barang bukti kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Dan atas perbuatan pelaku, diancam dengan pidana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” demikian Kasat Res Narkoba Polres Lombok Utara. (klar)

About Post Author

Don`t copy text!