fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

RSUD Asy-Syifa' KSB Tidak Peka Kebutuhan Warga Sumbawa Barat Serta Masih Miskin Inovasi - RSUD Asy-Syifa' Sumbawa Barat

RSUD Asy-Syifa’ KSB Tidak Peka Kebutuhan Warga Sumbawa Barat Serta Masih Miskin Inovasi

Kabar tentang kehadiran dr. Limpah Kurnia, Sp.BP-RE, dokter spesialis bedah plastik di RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) baru-baru ini ditanggapi miring sejumlah kalangan di KSB, terutama para netizen. Manajemen RSUD dianggap tidak peka dengan kebutuhan pelayanan kesehatan yang paling mendesak dan paling dibutuhkan penduduk Sumbawa Barat. Apalagi layanan ini tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

dr. Limpah Kurnia, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik di RSUD Asy-Syifa’ KSB

Kendati demikian, bukan berarti dokter spesialis bedah plastik tidak dibutuhkan atau dinafikan. Tetapi masih banyak spesialisasi penyakit yang betul-betul dibutuhkan masyarakat setempat yang belum tersedia di RSUD ini. Dan hal itu telah sekian lama belum bisa dipenuhi. Seperti, spesialis THT, spesialis syaraf, dan masih kurangnya dokter spesialis anak, serta beberapa penyakit masyarakat yang paling sering butuh penanganan dokter spesialis tapi sering juga dirujuk.

Penandatanganan Kontrak Kerja Dokter Spesialis Bedah Plastik di RSUD Asy-Syifa’ KSB

Kebutuhan akan spesialisasi kedokteran tersebut dinilai banyak kalangan sangat mendesak, seiring dengan tingginya angka rujukan ke rumah sakit lain terhadap pelayanan kesehatan tertentu. Termasuk melengkapi fasilitas penunjang medik yang selama ini masih keteteran.

Belum lagi dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang telah disandang RSUD Asy-Syifa’, yang menuntut manajemen rumah sakit untuk mandiri secara finansial dan pelayanan kesehatannya didesak untuk semakin prima dan dikelola secara profesional.

Fasilitas Penunjang Medik di RSUD Asy-Syifa’ KSB

BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah pada satuan kerja perangkat daerah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan Pengelolaan Keuangan Daerah pada umumnya.

BLUD merupakan bagian dari perangkat pemerintah daerah, dengan status hukum tidak terpisah dari pemerintah daerah. Berbeda dengan SKPD pada umumnya, pola pengelolaan keuangan BLUD memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti, pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya. 

Fasilitas Penunjang Medik di RSUD Asy-Syifa’ KSB

Sehingga inovasi pelayanan, integritas dan kapasitas tenaga medis, serta pengelolaan manajemen rumah sakit pun mestinya harus bergerak maju dan direformasi. Jika tidak, status BLUD yang disandang tidak akan berfaedah banyak. Karena toh, akan selalu menjadi benalu bagi APBD KSB.

Dengan usia RSUD Asy-Syifa’ yang terbilang hampir sama dengan umur KSB, warga Sumbawa Barat tentunya berharap banyak dengan rumah sakit daerah kebanggaan mereka. Minimal angka rujukan ke rumah sakit lain bisa berkurang dan para pasien bisa pulang ke rumah mereka dengan senyum puas, karena pelayanan kesehatan di Asy-Syifa’ telah mumpuni dan andal. **

Don`t copy text!