fbpx
Realisasi Investasi di Sumbawa Barat Jauh dari Target

Realisasi Investasi di Sumbawa Barat Jauh dari Target

“Target Rp 3,54 Triliun, Realisasi Rp 1,3 Triliun”

Taliwang, KOBAR – Menurut data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bahwa realisasi investasi di KSB pada semester I tahun 2021 mencapai Rp 1,3 triliun, atau 37,21 persen dari target nilai investasi pada tahun 2021 sejumlah Rp 3,54 triliun. 

Capaian tersebut lebih besar Rp 727 miliar, jika dibandingkan dengan capaian investasi pada kuartal I tahun 2021, senilai Rp 296 miliar. Data BPS KSB mencatat, bahwa struktur ekonomi Sumbawa Barat masih bergantung pada sektor pertambangan. Nilai PDRB Sumbawa Barat pada tahun 2020 sejumlah Rp 22,76 triliun. Dan nilai tersebut, 82,04 persen bersumber dari sektor pertambangan.

Bandara Sekongkang Bandara Sumbawa Barat 1
Bandara Sekongkang

“Realisasi investasi di Sumbawa Barat masih terkonsentrasi pada sektor tambang dan diikuti oleh sektor lainnya. Investasi dominan di sektor tambang, selanjutnya di sektor pariwisata dan perikanan,” jelas Drs Tajuddin, Kepala DPM-PTSP KSB, Senin, (9/8).

Hal tersebut, lanjutnya, disebabkan oleh karena di Sumbawa Barat ada salah satu tambang emas dan tembaga terbesar di Indonesia, yang dikelola oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT). Selain tambang, pihaknya juga, kata Tajuddin, terus menggenjot investasi di bidang lain, yaitu, sektor pariwisata. 

Bandara Sekongkang Bandara Sumbawa Barat 2
Bandara Sekongkang

“Untuk pariwisata, lokasinya difokuskan di Sumbawa Barat bagian selatan dan barat. Dua wilayah tersebut memiliki potensi wisata pantai dan pulau-pulau kecil yang ditawarkan kepada para investor,” terangnya.

Dengan potensi wisata pantai di Kecamatan Sekongkang dan pesona pulau-pulau kecil di Kecamatan Poto Tano, tambahnya, diharapkan bisa memikat para investor, seiring dengan rencana pembangunan Bandara Kiantar di Kecamatan Poto Tano. 

“Keberadaan bandara di Poto Tano diharapkan dapat mendukung akses investasi, sekaligus mempermudah kunjungan wisatawan yang hendak datang ke Sumbawa Barat,” pungkasnya. (kdon)

Don`t copy text!