fbpx
Ternak Sapi Asal Sumbawa Barat Ditolak Masuk Pulau Lombok

Ternak Sapi Asal Sumbawa Barat Ditolak Masuk Pulau Lombok

Lombok Timur, KOBAR –  Sebanyak 6 ekor sapi betina Bali asal Sumbawa Barat ditolak masuk Pulau Lombok oleh Karantina Pertanian Mataram, wilayah kerja Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Sapi tersebut kemudian dikembalikan untuk diamankan oleh Karantina Pertanian Sumbawa.

Sapi Asal Sumbawa Barat 1
Kendaraan Pengangkut Sapi Ilegal Asal Sumbawa Barat Ditahan Polisi

“Sebanyak 6 ekor sapi Bali betina, berhasil ditangkap oleh Kepolisian Sektor Pelabuhan Kayangan. Selanjutnya diproses lebih lanjut di Kepolisian Resor Lombok Timur. Untuk media pembawa sapi dilakukan serah terima kepada Karantina Mataram, untuk selanjutnya dilakukan tindakan karantina sesuai UU 21 Tahun 2019, tentang karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” tutur drh I G A Savitri, Petugas Karantina Pelabuhan Kayangan, Kamis, (18/3).

Sapi Asal Sumbawa Barat 2
Sapi Betina Ilegal Asal Sumbawa Barat yang Ditahan

Keenam ekor sapi tersebut, jelasnya, tidak disertai dokumen kesehatan hewan dari daerah asal. Sesuai aturan UU 21 Tahun 2019, terangnya, untuk melalulintaskan hewan, wajib disertai sertifikat kesehatan hewan dari daerah asal, melalui pintu pemasukan/pengeluaran yang ditetapkan, serta dilaporkan kepada petugas karantina.

Sapi Asal Sumbawa Barat 3
Pemilik Sapi Diintrogasi Petugas Karantina Pelabuhan Kayangan

“Terhadap Sapi tersebut dilakukan penahanan, untuk selanjutnya dilakukan proses penolakan sapi ke daerah asal ke Kabupaten Sumbawa Barat, Pulau Sumbawa. Terhadap media sapi dilakukan penolakan menggunakan alat angkut truk dan ferry Wicitra Dharma ke Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat. Untuk kemudian diserah terima kepada karantina Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa Barat,” demikian drh I G A Savitri. (klar)

Don`t copy text!