Perdana Menteri Singapura Disuntik Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Singapura Disuntik Vaksin Covid-19

Singapura, KOBAR – Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech, hari ini, Jumat, (8/1). PM Lee sekaligus menjadi orang pertama di Kabinet Singapura yang disuntik vaksin Covid-19.

Lee Hsien Loong, 68 tahun, disuntik oleh staf Rumah Sakit Umum Singapura (SGH). Proses vaksinasi terhadap dirinya disiarkan langsung oleh Lee Hsien Loong, melalui akun media sosial pribadinya.

Institusi kesehatan umum, termasuk rumah sakit dan poliklinik di Singapura, dilaporkan akan memulai vaksinasi untuk staf mereka mulai hari ini. SGH memperkirakan sekitar 90 karyawannya akan mendapatkan vaksinasi pada hari pertama.

Vaksinasi resmi dilakukan setelah uji coba skala kecil di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular Singapura berhasil dilakukan. Dimana 40 orang karyawan divaksinasi pada tanggal 30 Desember 2020.

PM Lee disuntik di lengan kanannya, dan akan kembali disuntik kembali 3 minggu kedepan, untuk dosis kedua.

Vaksin Pfizer/BioNTech membutuhkan 2 kali suntikan, yang diberikan jeda selama 21 hari. Semua orang yang divaksinasi di Singapura diberikan kartu vaksinasi untuk mengingatkan mereka tentang suntikan lanjutan.

Direktur layanan medis, Kementerian Kesehatan Singapura, Kenneth Mak, juga divaksinasi bersama PM Lee, serta beberapa petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Singapura.

“Ini tidak menimbulkan rasa sakit, efektif dan penting. Saya berharap orang Singapura akan disuntik saat kami meluncurkannya,” kata PM Lee. 

Lee menjelaskan, bahwa Singapura memiliki banyak vaksin yang akan didatangkan. Singapura memesannya lebih awal, sehingga akan tersedia cukup untuk semua orang di Singapura.

“Semua penduduk, semua warga negara, dan bahkan bukan warga negara yang tinggal di sini akan menerimanya. Jarumnya sangat bagus. Kalian hampir tidak bisa merasakannya saat masuk,” tutur PM Lee, dalam bahasa Mandarin.

Untuk diketahui, Singapura sejauh ini hanya menyetujui vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Tetapi Singapura telah memastikan dosis yang cukup untuk 5,7 juta penduduknya. Karena selain vaksin Pfizer/BioNTech, Singapura juga akan mendatangkan vaksin dari pembuat vaksin lain, seperti, Moderna dan Sinovac. (kdnt)

Don`t copy text!