fbpx
Tidak Semua Orang Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

Tidak Semua Orang Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

Mataram, KOBAR – Untuk melakukan vaksinasi Covid-19, Satgas dan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak gegabah. Karena tidak semua orang bisa disuntik vaksin Covid-19.

“Sebelum dilakukan vaksinasi akan dilakukan proses screening terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik orang yang divaksin. Karena ada 15 jenis penyakit yang jika seseorang memilikinya, maka ia tidak dapat diberikan vaksin Covid-19,” kata dr Nurhandini Eka Dewi, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Kamis, (14/1).

Vaksinasi Covid NTB 2
Gubernur NTB diobservasi sebelum divaksinasi.

Adapun beberapa kondisi orang yang tidak bisa divaksinasi, yakni, pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil dan menyusui, orang yang menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencernaan kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV, dan penderita penyakit tuberkulosis.

“Kita betul-betul akan melakukan check-up awal terlebih dahulu, agar tidak terjadi mis,” jelas dr Nurhandini.

Vaksinasi nasional, terangnya, dimulai secara serentak pada hari Kamis, tanggal 14 Januari 2021, termasuk di NTB. Vaksinasi tahap pertama diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, dan dilaksanakan di fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota masing-masing.

Vaksinasi Covid NTB 1
Kepala Dinas Kesehatan NTB dicek tekanan darahnya sebelum disuntik vaksin.

Untuk tahap pertama bulan Januari di NTB, vaksinasi dilaksanakan di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, sebagai Kabupaten/Kota penyangga. Selanjutnya, menyusul Kabupaten/Kota yang lain.

Untuk vaksinasi di Kota Mataram, bebernya, pihaknya telah mempersiapkan 400 vaksinator dari tenaga kesehatan yang berasal dari RSUD Provinsi NTB, RSAD, RS Bhayangkara, dan Puskesmas Mataram.

 “Para vaksinator telah dilatih. Tanggal 13, pelatihan mereka telah selesai,” pungkas Kepala Dinas Kesehatan NTB. (kdon)

Don`t copy text!