Gubernur Perketat Warga Bepergian Keluar NTB

Gubernur Perketat Warga Bepergian Keluar NTB

“ASN yang Melanggar Disiplin Akan Ditindak”

Mataram, KOBAR – Jelang libur panjang akhir tahun, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, menerbitkan Surat Edaran (SE) pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah, dan pengetatan pemberian cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), selama libur Natal dan Tahun Baru 2021, dalam masa pandemi Covid-19.

“Kita berharap dengan adanya surat edaran ini, tidak akan terjadi hal-hal buruk, atau timbul klaster baru Covid-19,” kata Lalu Gita Ariadi, Sekretaris Daerah NTB, Rabu, (24/12), saat memimpin rapat pembahasan protokol kesehatan perjalanan orang, selama libur Natal dan menyambut tahun baru 2021, di Mataram. Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait.

Apabila ASN dan keluarganya perlu untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah pada periode tersebut, jelas Sekda, diharapkan untuk memperhatikan  beberapa hal. 

“Ketika diperlukan untuk keluar dari NTB, harap perhatikan peta zonasi resiko penyebaran Covid-19, yang telah ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19. Perhatikan juga peraturan dan kebijakan Pemerintah Daerah asal dan tujuan perjalanan, mengenai pembatasan keluar dan masuk orang,” jelas Lalu Gita Ariadi.

Kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan, tambahnya, telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satgas Penanganan Covid-19. Protokol Kesehatan telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. 

Terkait pengetatan pemberian cuti bagi ASN dan disiplin pegawai, Sekda menegaskan, apabila terdapat pegawai yang melanggar, maka pihaknya akan memberikan hukuman disiplin, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2020.

“Surat edaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, hingga tanggal 8 Januari 2021 mendatang. Kita akan tetap memonitor perkembangan. Standby trend dari tanggal 24-26,” tutup Sekretaris Daerah NTB. (kdon)

Don`t copy text!