fbpx
Seorang Pasien Positif Covid-19 Penduduk Brang Ene Meninggal Dunia

Seorang Pasien Positif Covid-19 Penduduk Brang Ene Meninggal Dunia

“Kasus Positif Covid-19 di KSB Terus Bergerak Naik”

Taliwang, KOBAR –  Jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bertambah 1 orang, per hari Sabtu, 3 Oktober 2020. Pasien yang wafat tersebut, merupakan warga Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, KSB.

“Hari ini terdapat penambahan 1 kasus kematian baru di KSB, yaitu, Pasien nomor 3394, an. SBM, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, HL Gita Ariadi, dalam siaran persnya, Sabtu, (3/10).

Terhadap SBM, Ia menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan tata laksana Covid-19. Dan per hari Minggu 4 Oktober 2020, beber Gita Ariadi kembali, dalam siaran persnya, Minggu, (4/10), kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid di KSB bertambah 1 orang lagi, yaitu seorang warga Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang.

Update Covid-19 NTB

“Minggu, 4 Oktober 2020, kembali kami umumkan penambahan kasus positif baru di KSB, yaitu, Pasien nomor 3417, an. SA, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini SA menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Sumbawa Barat,” tutur HL Gita Ariadi, Minggu, (4/10).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 KSB, Abdul Azis SH MH, membenarkan, dengan adanya penambahan 1 orang warga Brang Ene yang wafat, maka total jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di KSB menjadi 3 orang.

Update Covid-19 KSB

“Dengan adanya tambahan 1 orang meninggal, dan 1 tambahan kasus positif baru pada hari minggu, maka jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di KSB sebanyak 47 orang. Dengan rincian; Sembuh dan selesai Isolasi 36 orang, 8 orang positif Covid-19 yang masih dirawat dan diisolasi, serta 3 orang meninggal dunia,” beber Abdul Azis, Minggu, (4/10).

Sementara 8 orang yang masih positif, jelas Abdul Azis, terdiri dari 2 orang dirawat di ruang isolasi RSUD NTB di Kota Mataram, 3 orang menjalani karantina di fasilitas karantina terpusat di Kota Mataram, dan 3 orang menjalani isolasi mandiri dengan kondisi saat ini dalam keadaan baik. 

“Pada hari Sabtu telah dilaksanakan pengambilan swab terhadap 23 orang kontak erat di RSUD Asy-Syifa’,” demikian Abdul Azis. (kdon)

Don`t copy text!