fbpx
Kasus Positif Covid-19 di KSB Terus Bertambah

Kasus Positif Covid-19 di KSB Terus Bertambah

“Seorang Warga Taliwang Positif Covid-19”

Taliwang, KOBAR – Selama 3 hari berturut-turut, kasus positif Covid-19 baru di Kabupaten Sumbawa Barat terus merangkak naik. Setelah Rabu, (30/9), 3 orang Warga KSB dinyatakan positif Covid-19, dan Kamis, (1/10), 2 orang Warga KSB kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Pada Jum’at, (2/10), Satgas Covid-19 Provinsi NTB, kembali mengumumkan, bahwa 1 orang Penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, KSB, dinyatakan positif Covid-19. 

“Hari ini kembali kami umumkan, bahwa di KSB ada penambahan 1 kasus positif Covid-19 yang baru, yaitu, Pasien nomor 3369, an. M, perempuan, usia 68 tahun, Penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang. M terpapar Covid-19 karena ada riwayat kontak dengan Pasien nomor 3316. Saat ini, yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB,” ungkap HL Gita Ariadi, Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 NTB, dalam siaran persnya, Jum’at, (2/10).

Dengan adanya tambahan 1 kasus baru terkonfirmasi positif, maka total kasus positif Covid-19 di KSB, jelas HL Gita Ariadi, menjadi 45 orang. 2 orang meninggal dunia, 36 orang telah sembuh, dan 7 orang masih positif, dan sedang dirawat secara intensif.

Untuk mencegah penularan, dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan, tuturnya, tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di Kabupaten/Kota melakukan identifikasi epicentrum penularan, untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap taat, disiplin dan waspada terhadap penyebaran Covid-19. Setiap orang wajib menjaga dirinya dan orang-orang di sekitarnya dengan menerapkan 3M dan 1T. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak minimal 2 meter, serta tidak berkerumun dan menjauhi keramaian. Bagi pengelola fasilitas publik, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat diminta untuk memperhatikan, mengawasi, serta menyediakan sarana pencegahan penyebaran Covid-19,” demikian HL Gita Ariadi, yang juga Sekda NTB. (kdon)

Don`t copy text!