Sungai di KSB Positif Tercemar Merkuri

Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 4 Nov 2016

Sungai di KSB Positif Tercemar Merkuri


Sungai di KSB Positif Tercemar Merkuri Perbesar

Taliwang, KOBAR – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mengantongi hasil uji laboratorium terkait tingkat pencemaran air sungai di wilayah setempat. Hasil uji lab tersebut menyebutkan beberapa aliran sungai sudah terpapar limbah merkuri.

Kepala Dinas ESDM, melalui Kasi Penambangan Umum, Trisman ST MM, menyatakan, hasil laboratorium yang dilakukan pihaknya bersama tim dari Universitas Gajah Mada berhasil menemukan adanya kandungan Hg (Merkuri, red) dari beberapa aliran sungai yang dijadikan sample. Bahkan, mulai dari aliran Sungai di Desa Moteng Kecamatan Brang Rea hingga aliran Sungai di Desa Serangin Kecamatan Taliwang (yang merupakan daerah sedimentasi pertemuan air sungai dan air laut), tetap ditemukan adanya kandungan merkuri di dalam air.

“Namun jumlahnya tidak melampaui  baku mutu kelas II sekitar 002 mg/L. Kisaran kadar merkuri yang ditemukan mulai dari 002 mg/l sampai dengan 1,72 mg/l di wilayah hilir,” ungkapnya.

Meski demikian, rendahnya kadar merkuri tersebut bukan berarti tidak memberikan dampak negatif bagi perairan yang ada. Apalagi rendahnya kadar tersebut diakibatkan oleh adanya kekuatan dari sungai tersebut untuk melakukan pemurnian secara alamiah terhadap bahan-bahan kimia berbahaya ini.

“Oleh karenanya perlu dilakukan pengawasan yang lebih intensif untuk meminimalisir paparan merkuri ini. Sehingga aliran sungai yang ada selalu tetap terjaga,” timpalnya.

Menurutnya, dampak negatif yang ditimbulkan oleh pencemaran merkuri ini memang tidak akan langsung dirasakan, tetapi dalam  beberapa tahun kedepan. Selain merusak lingkungan, paparan Merkuri ini berdampak terhadap kesehatan.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Sehingga penggunaannya harus dapat diawasi,” pungkasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 66
    Dinas ESDM KSB ‘Abai’ Ancaman PETITaliwang – Maraknya Penambangan Tanpa Ijin (PETI) di wilayah Sumbawa Barat, ternyata belum membuat jajaran Dinas Energi Sumber Daya Mineral setempat untuk mempercepat penanganannya. Padahal, dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Sumbawa Barat, bahwa aktifitas pertambangan dengan mekanisme manual dan menggunakan bahan beracun berbahaya itu telah mulai mempengaruhi lingkungan, terutama…
  • 61
    Sumbawa Barat Siaga Banjir dan LongsorTaliwang, KOBAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan kondisi cuaca di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Prakiraan itu berdasarkan hasil analisis data terupdate dimana kondisi fisik, dan dinamika atmosfer terdapat pusat tekanan rendah di sebelah barat Australia mencapai 1004 hPa, di daratan Australia bagian barat…
  • 53
    Urusan Kecamatan Cukup Sampai CamatSelama ini sejumlah urusan yang semestinya dapat diselesaikan di kecamatan justru banyak diserahkan ke pemerintah kabupaten. Padahal Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) telah berlaku secara nasional sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 tahun 2010. Sebagai bentuk implementasinya, Bupati bahkan telah mengeluarkan tiga Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur sebagian…
  • 52
    Sengkarut Proyek Air Bersih Rarak RongesProyek Pembangunan jaringan air bersih di Desa Rarak Ronges pasca dikerjakan tahun 2010 silam, hingga kini belum dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Padahal, proyek yang konon dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tersebut dalam pembangunannya diperkirakan telah menelan anggaran hingga miliaran rupiah. Masyarakat di Desa itu hingga  kini bahkan menanti manfaat…
  • 52
    PETI Seluruh KSB Segera DitertibkanTaliwang, KOBAR - Maraknya Penambangan Tanpa Izin (PETI) kurun waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kelabakan dan dipaksa untuk putar otak. Maklum dampak lingkungan yang ditimbulkan PETI sangat meresahkan dan berimbas panjang. Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, belum lama ini, menyampaikan, bahwa dirinya baru…
  • 50
    Bupati Alokasikan Rp 24 M Untuk Peningkatan Mutu PendidikanTaliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, dalam suatu kesempatan menyebutkan bahwa pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM-Dikdas) harus dapat dituntaskan di tahun 2017 ini. Untuk memenuhinya, kembali akan digelontorkan anggaran sekitar Rp 24 miliar dari kantong APBD-P. "Sebelumnya kita telah mengintervensi pemenuhan SPM-Dikdas ini …
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

Bupati Beri Kesempatan 20 Orang Putra/i Sumbawa Barat Untuk Kuliah Gratis di Fakultas Kedokteran UNRAM

27 Januari 2024 - 18:21

Bupati Beri Kesempatan 20 Orang Putrai Sumbawa Barat Untuk Kuliah Gratis di Fakultas Kedokteran UNRAM - H W Musyafirin - Bupati Sumbawa Barat

AMMAN Gandeng NARASA Perkuat UMKM dan Pariwisata di Sumbawa Barat

25 Januari 2024 - 20:14

AMMAN Gandeng NARASA Perkuat UMKM dan Pariwisata di Sumbawa Barat - Amar Nurmansyah - Sekda KSB

Amman Mineral Buka 19 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Tambang Emas Sumbawa Barat

10 Januari 2024 - 14:48

Amman Mineral Buka 19 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Tambang Emas Sumbawa Barat - Loker Terkini Amman Mineral - Careers PT Amman Mineral Internasional Tbk

Universitas Cordova Siap Cetak Jurnalis Andal yang Bijak, Inovatif, dan Komunikatif

9 Januari 2024 - 16:43

Universitas Cordova Siap Cetak Jurnalis Andal yang Bijak, Inovatif, dan Komunikatif - Hardoni - Anggota PWI KSB - Pemred KOBARKSB.com

Tingkatkan Literasi Digital Guru, Dinas Dikbud KSB Terapkan Aplikasi Go Jamu Sumbar

27 Desember 2023 - 02:56

Tingkatkan Literasi Digital Guru, Dinas Dikbud KSB Terapkan Aplikasi Go Jamu Sumbar - Khusnarti - Kadis Dikbud KSB
Trending di PENDIDIKAN
Don`t copy text!