fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Traffic Light Kota Taliwang Berkualitas Rendah

Taliwang, KOBAR – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat mengakui, bahwa rangkaian seluruh lampu merah (traffic light) yang terpasang di dalam kota Taliwang, termasuk kabel yang dipergunakan berkualitas rendah, sehingga sering terjadi gangguan, bahkan dalam pengaturan waktu tidak sesuai seperti saat dipasang awal, sehingga pihak Dishubkominfo berjanji akan melakukan penataan ulang.

Rencana penataan ulang itu sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga tidak bisa dipastikan waktu pekerjaannya. “Kita akan berusaha memasukkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2015, jika memang memungkinkan, namun kalau tidak bisa pasti akan diusulkan pada tahun 2016 mendatang,” ucap Kepala Dishubkominfo, Manawari S.Sos, saat ditemui media ini dalam ruang kerjanya kemarin.

Pada kesempatan itu Manawari enggan menyalahkan pimpinan Dishubkominfo sebelumnya, karena bisa jadi saat itu anggaran yang tersedia cukup minim atau tidak bisa menggunakan lampu merah yang berkualitas. “Mungkin saat itu anggarannya minim, jadi lampu merah yang dipergunakan bukan yang berstandar,” tuturnya.

Mengacu dari pengalaman itu, Manawari menegaskan bahwa lampu merah yang akan terpasang di simpangan Kelurahan Dalam harus yang berkualitas, bahkan telah ditetapkan sebagai lampu merah percontohan. “Dalam waktu dekat akan ada pemasangan lampu merah di simpang Kelurahan Dalam. Pelaksana pekerjaan itu harus yang bersertifikasi dan harus menggunakan material yang berkualitas,” tegasnya sambil mengatakan bahwa dirinya akan mengawal langsung pekerjaannya.

Pada kesempatan itu Manawari juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengingatkan kembali pedagang yang berada di simpangan tersebut untuk segera mengatur lokasi, karena tidak diperkenankan ada aktifitas yang mengakibatkan ada parkiran kendaraan di lokasi itu, karena akan mengganggu kenyamanan masyarakat pengendara. “Sebelumnya sudah kami ingatkan, jadi akan kembali diperingatkan saat akan mulai pekerjaan pembangunan lampu merah,” timpalnya.

Manawari sangat berharap kepada seluruh masyarakat pengendara untuk lebih tertib dan memanfaatkan lampu merah sebagai rambu lalu lintas, apalagi di lokasi itu sendiri cukup padat kendaraan yang melintas. “Saya akui bahwa masyarakat masih kurang sadar dengan keberadaan lampu merah, sehingga cukup sering kita lihat ada yang menerobos paksa,” sesalnya. (kimt)

Don`t copy text!