fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Komisi II akan Ajukan Perda Inisiatif Tentang Bumdes

Taliwang, KOBAR – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif yang akan mengatur tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), karena dianggap sebagai kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan, termasuk sebagai respon atas Undang-undang (UU) nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Ketua komisi II DPRD KSB, Aheruddin Sidik, SE, ME, kepada media ini rabu 7/1 kemarin mengaku, mengajukan perda inisiatif tentang Bumdes adalah kesepakatan yang tercapai dalam rapat internal komisi, karena sama-sama merasa bahwa Bumdes merupakan wadah usaha desa yang memiliki semangat kemandirian, kebersamaan, dan kegotong-royongan antara pemerintah desa dan masyarakat. Serta mengembangkan aset-aset lokal untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan desa.

Masih keterangan Aher sapaan akrab politisi muda asal kecamatan Seteluk itu, secara substansial, UU No 6 tahun 2014 mendorong desa sebagai subjek pembangunan secara emansipatoris untuk pemenuhan pelayanan dasar kepada warga, termasuk menggerakkan aset-aset ekonomi lokal. Posisi BUMDes menjadi lembaga yang memunculkan sentra-sentra ekonomi di desa dengan semangat ekonomi kolektif.

“Kami dari komisi II memiliki semangat untuk mengembangkan desa, jadi salah satu langkah yang tepat adalah terbentuknya Bumdes di seluruh desa. Agar pembentukan itu memiliki kekuatan hukum, maka dipandang perlu dibuat regulasinya, sehingga komisi II merasa bahwa pada masa sidang pertama nanti akan mengajukan perda inisiatif tentang pembentukan Bumdes,” ujarnya.

Diingatkan Aher, Bumdes merupakan sebuah usaha desa milik kolektif yang digerakkan oleh aksi kolektif antara pemerintah desa dan masyarakat. Bumdes merupakan bentuk kemitraan antara pemerintah desa sebagai sektor publik dengan masyarakat setempat dan lebih inklusif dibanding dengan koperasi, usaha pribadi maupun usaha kelompok masyarakat yang bekerja di ranah desa. Semangat itu yang membuat komisi II ingin membuat regulasinya. (kimt)

Don`t copy text!