fbpx
Waspada Banjir, BLH Minta Warga Hentikan Buang Sampah Di Sungai

Waspada Banjir, BLH Minta Warga Hentikan Buang Sampah Di Sungai

Taliwang, KOBAR – Berbagai upaya terus dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di bantaran sungai maupun langsung ke sungai itu sendiri, karena akan menyebabkan tercemarnya air sungai, termasuk bakal menjadi biang terjadinya bencana banjir nantinya.

Sekretaris BLH, Syafruddin BE kepada media ini mengaku, pihaknya masih melihat ada aktifitas buang sampah di bantaran sungai, padahal sudah ada program yang dilaksanakan BLH dengan cara menyerahkan kendaraan roda tiga (tossa) pada semua kelurahan yang bisa dipergunakan untuk menjemput sampah produksi Rumah Tangga (RT).

Upaya lain yang sudah dilakukan adalah bekerja gotong royong di lokasi bantaran sungai yang menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Kegiatan itu sendiri untuk mengingatkan secara langsung bahwa lokasi itu tidak bisa menjadi tempat pembuangan sampah. “Sudah banyak upaya yang dilakukan BLH untuk mengingatkan masyarakat, agar membuang sampah di tempat yang disediakan atau ditempatkan di depan rumah, karena akan dijemput oleh kendaraan khusus nantinya,” timpal BE sapaan akrabnya.

Perlunya menghentikan pembuangan sampah di sungai itu sendiri, lantaran dalam waktu dekat akan menjelang musim penghujan, dimana intensitas air sungai akan tinggi. Jika alur sungai tertutup oleh tumpukan sampah, maka akan terjadi luapan air sungai nantinya dan yang paling penting juga bakal menjadi penyebab timbulnya penyakit. “Saya berharap masyarakat untuk menghentikan aktifitas buang sampah di bantaran maupun langsung ke sungai,” harap BE.

BE mengakui jika alat transportasi pendukung pengangkutan sampah belum maksimal dimiliki BLH. Tetapi meskipun BLH memiliki kendaraan operasional penunjang belum tentu bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, karena kesadaran masyarakat itu sendiri yang dibutuhkan saat ini. “Kesadaran masyarakat yang dibutuhkan saat ini,” ungkapnya. (kimt)

Don`t copy text!