HGU PT Paloma Agung Sudah Tidak Berlaku

HGU PT Paloma Agung Sudah Tidak Berlaku

Taliwang, KOBAR – Hak Guna Usah (HGU) milik PT. Paloma Agung sudah tidak bisa dipergunakan lagi, karena sesuai dengan bukti fisik, ijin itu berakhir sejak tahun 2008 lalu.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Jaka Pramono SP, MM yang ditemui dalam ruang kerjanya selasa 14/10 kemarin tidak menapik hal itu, bahkan mengakui jika pihak perusahaan pernah mengajukan permohonan untuk perpanjangan, tetapi proses itu berhenti setelah ada muncul kasus yang diluar kewenangan pihak BPN.

“Saya bisa pastikan bahwa HGU milik perusahaan itu sudah tidak berlaku lagi dan sampai saat ini belum ada proses pembaharuannya, karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh pihak perusahaan,” ucap Joko sapaan akrabnya.

Masih keterangan Joko, BPN Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hanya berada pada posisi melakukan proses permohonan, selama pihak perusahaan melengkapi berkas yang dibutuhkan, salah satu berkas yang menjadi syarat itu adalah ijin pemanfaatan lokasi yang dikeluarkan pemerintah setempat. “Jika bisa melampirkan ijin pemanfaatan lokasi, maka kami dari BPN akan melakukan proses penerbitan HGU,” lanjut Joko.

Sebagai informasi, areal yang masuk kawasan HGU kisaran 15 hektar itu saat ini sudah dikuasai oleh masyarakat, bahkan di lokasi sudah tidak ada aktifitas pihak perusahaan, selain di areal penangkaran dan pembudidayaan mutiara. “Hal itu bukan kewenangan kami untuk membahas, karena BPN hanya akan memproses permohonan yang sudah memenuhi syarat,” timpal Joko.

Informasi yang dihimpun media ini, salah seorang penanggung jawab dari aktifitas perusahaan itu telah mendekam di balik jeruji besi, lantaran dinyatakan bersalah terkait dengan kasus penipuan pembelian tanah. Kasus itu yang menjadi pemicu berhentinya aktifitas di lokasi itu, termasuk penyebab berhentinya proses perpanjangan HGU, bahkan di lokasi terlihat tidak terurus lagi. (kimt)

Don`t copy text!